Lubukbasung,kaba12 — Akses transportasi Lubukbasung – Maninjau – Bukittinggi, Sabtu,(6/12)
sore kembali putus pasca setelah sempat bisa dilewati kendaraan roda empat, setelah proses pembersihan material longsor Jumat,(5/12) kemari.
Longsor dan banjir susulan di berbagai titik kembali merendam wilayah Koto Malintang,Koto Kaciak, Bayuan sampai ke Pasar Maninjau, akibat hujan lebat yang mendera wilayah itu Sabtu,(6/12) sore.
Hujan lebat juga kembali memicu longsor di ruas kelok 8-10 di ruas kelok 44, longsor juga diinformasikan terjadi di Sungai Landia, kecamatan IV Koto, dan di ruas jalan Panta- Batas Kota Bukittinggi di Kampuang Pisang.

Dampak curah hujan tinggi diinformasikan juga menyebabkan jembatan darurat hasil goro bersama warga di Panta,Matur sudah terdampak.
” Akses jalan menuju Bukittinggi dari Lubukbasung, kembali terganggu, akibat luapan banjir dan tanah longsor, ” ujar Mawardi, Hendri dan Syamsu, warga Maninjau kepada kaba12.
Luapan banjir di ruas jalan propinsi mulai dari Muko- Muko sampai ke Maninjau digenangi banjir. Ketinggian air mencapai 1 meter di permukaan jalan.
” Bagi warga yang berniat ke Bukittinggi dari Lubukbasung, disarankan mencari jalur jalan lain,” sebutnya.
Dampak bencana hidrometeorologi yang sepekan terakhir memicu serangkaian bencana di Kabupaten Agam,khusus akses Maninjau -Bukittinggi baru bisa diakses Jumat kemarin, namun kembali terkendala akibat hujan lebat yang memicu banjir dan longsor susulan.
(HARMEN)
