Kaba Pemko Bukittinggi

Taman Kota Jadikan Bukittinggi Makin Asri

Bukittinggi, KABA12.com — Kota Bukittinggi sebagai kota kunjungan wisata Sumatera Barat, terus meningkatkan jadi dirinya. Salah satunya melalui pembenahan dan penambahan taman kota dan taman bermain untuk warga dan pengunjung kota Bukittinggi.

Pemerintah Kota Bukittinggi dalam kurun waktu lima tahun belakangan ini, tidak saja meningkatkan kualitas pembangunan di kota Bukittinggi, baik secara fisik maupun non fisik. Namun juga menyulap beberapa areal yang selama ini tidak dapat tempat dihati warga dan pengunjung kota Bukittinggi.

Pemerintah kota Bukittinggi di bawah kepemimpinan Wali Kota Ramlan Nurmatias membenahi tempat tempat tersebut menjadi taman kota dan taman bermain yang nyaman, menarik serta dilengkapi dengan sarana pendukungnya.

Misalnya, Taman Kota Tugu Pahlawan Tak Dikenal yang sebelumnya sangat menakutkan bagi warga kota dan pengunjung, karena arealnya yang tidak tertata dan tidak terawat, sekarang menjadi taman kota yang indah dan nyaman serta menyatu dengan areal pedestrian Jam Gadang.

Begitu juga dengan Taman Kota Tugu Proklamator Bung Hatta yang berada disamping Istana Bung Hatta (Tri Arga). Sebelumnya dikelola Pemprov Sumbar, sejak dialihkan ke Pemko Bukittinggi, kini Taman Proklamator Bung Hatta menjadi taman yang ramai dikunjungi, baik itu oleh warga kota maupun pengunjung kota Bukittinggi. Bahkan lokasi ini sering dijadikan tempat belajar luar ruangan oleh lembaga pendidikan seperti PAUD dan TK.

Berikutnya Taman Ngarai Maaram di belakang lapangan tenis Atas Ngarai. Dulu lokasi ini sering dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah bagi masyarakat. Sekarang menjadi Taman bermain keluarga yang nyaman dan selalu ramai setiap harinya.

Ada lagi taman DBD di persimpangan RSAM atau Grand Royal Denai Hotel. Taman ini memang sudah ada sejak dulunya tapi hanya seperti pajangan, karena dipagar besi saja. Sekarang, taman BDB menjadi taman kota dan taman bermain bagi warga kota, terutama keluarga pasien RSAM.

Selanjutnya, Taman Angkatan 66 atau Taman Ahmad Karim di depan Makam Pahlawan Gulai Bancah yang dulunya areal ini kosong dan semak, sekarang menjadi taman kota dan taman bermain keluarga yang nyaman serta dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana pendukungnya. Seperti WC yang refresentatif dan Mushalla. Dan taman ini cukup ramai dikunjungi, terutama pada sore hari.

Juga ada Taman Surau Gadang, taman IPDN yang tidak jauh dari Taman DBD yang dibangun oleh para Alumni APDN/IPDN, taman Pendakian Wowo dan taman taman kota lainnya. Semua itu menambah semarak dan kualitas kota Bukittinggi sebagai kota Destinasi wisata.

Dampak dari pembenahan Taman Kota dan taman bermain itu tidak hanya berdampak pada peningkatan pengunjung. Namun juga dapat menghidupkan ekonomi masyarakat sekitarnya, karena di areal Taman Kota itu bermunculan para pedagang asongan.
Seperti Taman DBD di depan RSAM, pada malam hari, ada pedagang kopi dan makanan. Artinya, dengan pembenahan taman kota ini, tidak saja mempercantik wajah kota,dan memanjakan warga dan pengunjung kota, melainkan juga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama masyarakat sekitarnya.

Kedepan, menurut Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Pemerintah Kota Bukittinggi, akan membuat Taman Lansia. Dimana akan diciptakan sebuah taman yang diperuntukan bagi para Lansia.

“Taman Lansia itu dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang lengkap sesuai kebutuhan para lansia. Sehingga nantinya taman lansia itu dapat menjadi tempat pertemuan para lansia dengan teman teman lamanya untuk bernostalgia,” ujar Ramlan Nurmatias.

(Ophik)

0Shares
To Top