Stok Menipis, Harga Cabai Merah di Agam Naik

Maninjau, KABA12 — Harga komoditi cabai merah keriting di pasar tradisional di Kabupaten Agam mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir. Kenaikan harga ini terjadi akibat menipisnya stok cabai di tingkat petani.

Pantauan KABA12 di Pasar Maninjau, Selasa (31/10), harga cabai merah keriting mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Saat ini cabai merah keriting dijual pedagang dengan harga Rp 60 ribu per kilogram.

“Iya, harga cabai merah sekarang naik jadi Rp 60 ribu per kilogram, sebelumnya hanya Rp 40 ribu,” kata Iwan salah seorang pedagang, Selasa.

Menurutnya, kenaikan harga cabai sudah terjadi semenjak satu pekan terakhir akibat stok cabai menipis di tingkat petani.

“Stok cabai menipis karena petani tidak panen raya akibat cuaca ekstrim,” ungkapnya.

Selain menipisnya stok cabai di tingkat petani, kenaikan harga terjadi karena pasokan cabai dari luar daerah seperti Pulau Jawa dan Sumatera Utara tidak masuk ke wilayah Sumbar.

“Kenaikan harga cabai hampir merata terjadi di Sumbar karena pasokan menipis,” jelasnya.

Selain cabai, sejumlah komoditi bahan pokok lainnya juga mengalami kenaikan harga. Misalnya bawang merah dijual Rp 18 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 16 ribu. Bawang putih dijual Rp 35 ribu per kilogram sebelumnya Rp 32 ribu. Kemudian bawang prei dijual Rp 25 ribu per kilogram sebelumnya Rp 18 ribu, dan buncis Rp 14 ribu per kilogram sebelumnya Rp 10 ribu.

Sedangkan bahan pokok lainnya yang dijual dengan harga standar diantaranya wortel Rp 10 ribu per kilogram, tomat Rp 8 ribu per kilogram, sayur kol Rp 4 ribu per kilogram, dan kentang Rp 13 ribu per kilogram.-

(Bryan)

0Shares