Soal Ambulance Untuk Event Marathon, Kadinkes Agam Sebut Miskomunikasi

Lubukbasung, kaba12 — Soal terlambatnya ambulance untuk membantu peserta event Agam Marathon 3 K dan 5 K yang digelar Kamis, (10/8) di depan kantor Bupati Agam karena miskomunikasi.

Pasalnya, armada ambulance yang diharapkan membantu penanganan medis untuk para peserta yang cidera dan pingsan justru datang ke lokasi setelah seluruh peserta memasuki garis finish.

Yang menarik, panitia terpaksa mengandalkan armada dan dukungan medis dari RSUD Lubukbasung dan melarikan 7 peserta yang cedera dan pingsan ke IGD RSUD Lubukbasung untuk mendapatkan perawatan, sementara usai finish 3 armada baru muncul masing-masing armada ambulance puskesmas Lubukbasung, puskesmas Manggopoh dibantu RSUD Lubukbasung.

Soal miskomunikasi droping petugas medis dan ambulance itu dibenarkan Kadinkes Agam Hendri Rusdian yang mengaku kecewa pada personilnya yang bertugas, ” kita akan luruskan itu, ” sebut Hendri Rusdian.

Bahkan Hendri Rusdian langsung meninjau 7 peserta yang dirawat di IGD RSUD Lubukbasung dan menegaskan seluruh biaya perawatan peserta yang cidera ditanggung Pemkab. Agam dan peserta yang dirawat akan diantar langsung ke sekolah masing-masing.

Event akbar Agam marathon 3 K dan 5 K yang dibanjiri ribuan peserta dan warga yang memadati areal acara sejak Kamis pagi .

-HARMEN-

0Shares