Lubukbasung, kaba12 — Kota Lubukbasung penuh sesak oleh puluhan ribu peserta Agam Marathon 3 K dan 5 K yang dipusatkan di kompleks kantor bupati Agam, Padang Baru, Lubukbasung, Kamis, (10/8).
Lomba Agam marathon yang memperebutkan beragam hadiah bergengsi itu membuat sesak wilayah Lubukbasung karena jumlah peserta yang diluar dugaan.
Event yang digelar PHBN Agam yang diback up KONI Agam melalui program one cabor one event 2023 itu menjadi event pamungkas yang menghadirkan puluhan ribu warga.
Namun, event akbar yang dilaksanakan PASI Agam itu terlihat tak didukung jajaran terkait di Pemkab. Agam, dibaktikan tidak adanya dukungan ambulance dan petugas medis di lokasi acara sejak Kamis pagi.

Padahal, banyak peserta yang cidera dan pingsan, sehingga panitia sengaja melarikan ke IGD RSUD Lubukbasung, sementara armada ambulance yang diharapkan siaga sejak Kamis pagi di lokasi acara tidak muncul-muncul.
Kondisi ini membuat panik ketua Pengkab. PASI Agam Nasri bersama para panitia lain, pasalnya banyak peserta yang tergeletak di jalan dan harus dilarikan ke rumah sakit karena petugas medis tidak ada di lokasi.

Pantauan kaba12 di lokasi acara, ambulance justru datang segera seluruh pelari marathon sudah masuk garis finish sekitar pukul 08.15 WIB, sementara ambulance IGD RSUD Lubukbasung yang sebelumnya menjemput pelari yang cedera kembali ke lokasi untuk siaga.
” Ya, harus bagaimana lagi, yang penting anak-anak bisa selamat, kami memprioritaskan kondisi anak-anak, ” ungkap Suherman, wakil kepala SMAN 3 Lubukbasung yang mendampingi anak didiknya dalam event tersebut.

Event Agam marathon 3 K dan 5 K dalam rangka 30 tahun ibukota kabupaten Agam ke Lubukbasung dan HUT RI ke-78 menjadi salah satu event besar yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai sekolah di kabupaten Agam.
-HARMEN-
