Lubukbasung, KABA12.com — Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Al Madaniy Lubuk Basung menggelar pemilihan presiden dan wakil presiden Badan Eksekutif Siswa (BES), Senin (8/2).
Pemilihan langsung tersebut sekaligus mengajarkan siswa menerapkan nilai demokrasi sejak dini.
Hal itu disampaikan Kepala SMP IT Almadaniy Lubuk Basung, Harris Efrinaldi, dalam rangka mengedukasi dan mengaplikasikan nilai-nilai berdemokrasi, sekolahnya menggelar pemilihan langsung presiden dan wakil presiden BES.
“Pemilihan langsung ini hanya dilaksanakan satu hari, tetapi persiapannya lebih kurang 3 pekan yang lalu. Ini merupakan praktek langsung nilai demokrasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan pemilihan langsung tersebut dilakukan oleh siswa dalam kepanitiaanya mulai dari pendaftaran panitia pemilihan, pedaftaran kandidat calon presiden dan wakil presiden sampai pada penghitungan suara.
“Dalam pemilihan ini kita juga melaksanakan debat dialogis antar pasangan calon. Untuk pemilihnya adalah seluruh siswa ditambah majelis guru dan pegawai,” ujarnya lagi.
Dijelaskan lebih lanjut, jika di sekolah lain pemilihan perwakilan siswa dikenal dengan sebutan OSIS, di SMP IT Al Madaniy pihaknya menggunakan istilah Badan Eksekutif Siswa atau BES yaitu organisasi tingkat siswa dalam hal menumbuhkan jiwa kepemimpinan atau leadership dan kerjasama atau team work yang bersifat akademis dan non akademis.
Disebutkannya, pemilihan BES dibagi menjadi dua yaitu kelompok, yakni BES putera dan BES puteri. Kandidat presiden dan wakil presiden BES Putera sebanyak 3 pasang calon serta puteri 7 pasangan calon.
BES Puteri yang terpilih atas nama Redha kelas VIII & Fatia kelas VII dengan peroleh suara 31. Kemudian, BES putera terpilih atas nama Najib dan Revik dengan perolehan 61 suara.
“Jumlah pendaftar sebagai kandidat BES ini tidak kita batasi. Sebagai syaratnya pasangan calon mengusulkan dua nama yang terdiri dari tingkat kelas yang berbeda, misalnya presiden kakak kelasnya dan wakil presiden adik kelasnya. Asalkan dengan tingkat kelas yang berbeda, maka mereka lolos menjadi pasangan calon,” terangnya
Kedepan, tambahnya, pengurus organisasi siswa tersebut akan dilantik oleh Kepala Sekolah. Pihaknya berharap mereka yang terpilih bisa menjadi leader dan mendapat pengalaman berharga.
“Semoga terbangun nilai demokrasi dan tim work yang nanti bisa digunakannya dalam kehidupan pasca dunia sekolah,” harapnya.
(Jaswit)
