SMANSA Bukittinggi Optimalkan Program Literasi

Bukittinggi, KABA12.com — Puluhan pelajar SMAN Satu Unggul kota Bukittinggi, ikuti pelatihan jurnalistik, dalam rangka kegiatan sosialisasi literasi. Salah satunya, pelatihan yang dilaksanakan di ruangan TRRC SMAN 1 Landbouw, selama dua hari, Jumat (28/09) dan Sabtu (29/09).

Pada kesempatan itu, kegiatan pelatihan mendatangkan narasumber dari kalangan wartawan yang bertugas di kota Bukittinggi.

Narasumber pertama dari RRI Bukittinggi, Yudi Prama Agustino, kedua wartawan media online KABA12.com, M. Taufik Hidayat.

Kepala SMAN 1 Bukittinggi, melalui guru sekaligus pembimbing majalah sekolah, Nelita, menjelaskan, pelatihan jurnalistik ini, merupakan bagian dari sosialisasi literasi, yang masuk dalam program sekolah rujukan. Dimana setiap sekolah yang mendapat prediket sekolah rujukan di Sumatera Barat, wajib melaksanakan program tersebut.

“SMAN 1 Unggul Bukittinggi, saat ini merupakan salah satu sekolah rujukan di Sumatera Barat.
Dimana setiap sekolah rujukan itu, memang wajib melaksanakan sosialisasi literasi, yang dalam hal ini, kami angkat dalam bentuk pelatihan jurnalistik. Tujuannya, agar para pelajar lebih mencintai budaya membaca dan menulis, yang sangat berguna bagi masa depan mereka nanti,” jelasnya.

Lebih lanjut, Guru yang dalam kesehariannya mengajar Bahasa Indonesia itu, menyampaikan, pelatihan jurnalistik, juga sangat berkaitan dengan majalah sekolah “Landbouw Magz”.

Dimana dengan pelatihan ini, tentu para pelajar dapat lebih mengenal dunia jurnalistik dan memahami cara penulisan sebuah naskah dari berita.

Dalam materinya, Yudi Prama Agustino, menyampaikan terkait profesionalisme dalam bidang jurnalistik. Dimana, setiap wartawan wajib mengedepankan human interest dalam penulisan berita, agar tidak terjadi konflik yang berlebihan, karena wartawan bisa dicap sebagai oknum yang menyebabkan provokasi.

Sementara itu, M. Taufik Hidayat, dalam paparannya, menjelaskan tentang tata cara penulisan naskah berita yang baik. Dimana ada tiga sistem penulisan berita, dengan menggunakan pola piramida ke atas, piramida terbalik dan juga pola paralel. Penulisan naskah berita harus sesuai dengan data dan informasi, dimana poin utamanya terletak pada fakta dari data itu sendiri.

(Ophik)

0Shares