Tanahdatar, KABA12.com — Tahun 2018 merupakan tahun politik, karena Indonesia bakal menggelar 171 pemilihan kepada daerah (pilkada) secara langsung. Berlanjut ke tahun berikutnya pesta demokrasi untuk memilih anggota legislatif dan presiden, yang memanaskaan politik Tanah Air.
Hal ini disampaikan Wabup Zuldafri Darma dalam acara silaturahmi bersama masyarakat Nagari Buo di Masjid Raya Buo, Jumat (18/05) dan menghimbau masyarakat Tanahdatar harus pintar dan arif menghadapi dan mensiasati situasi yang terjadi.
Zuldafri menambahkan, ada 15 Partai Politik pendukung yang akan bertarung dalam memilih anggota legislatif pusat, provinsi maupun tingkat kabupaten untuk memilih wakilnya sebagai penyambung lidah masyarakat di dewan.
“Sejatinya dengan 15 partai politik pendukung, tentu membutuhkan pengurus, pendukung dan simpatisan di nagari dan berpotensi akan menciptakan 15 kelompok pendukung yang rentan terjadi gesekan,” kata Wabup.
Karena itu kata Wabup, disamping harus mampu menyiasati kondisi dan situasi, masyarakat juga harus pintar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di nagari masing-masing.
“Perkembangan politik berpedoman aturan dan peraturan berlaku memberikan hak kepada siapapun untuk bisa berpolitik, memasang alat peraga dan lainnya. Karena kita tidak bisa mengintervensi ataupun menghambat, namun kita bisa awasi kalau ada pelanggaran yang terjadi,” pesan Wabup.
(Jaswit)
