Sering Diguncang Gempa, EWS Tak Berfungsi

Tiku, kaba12.com — Dua hari terakhir guncangan gempa mulai membuat resah masyarakat. Apalagi setelah mencuatnya prediksi para pakar yang menyebut adanya potensi gempa besar yang akan memicu bencana tsunami membuat masyarakat di kawasan pesisir pantai semakin gamang.

Bahkan Selasa-Rabu, guncangan gempa yang berpusat di kawasan kepulauan Mentawai dan Pesisir Selatan dirasakan cukup kuat, tidak hanya oleh masyarakat di kecamatan Tanjung Mutiara yang berada di garis pantai Tiku, tapi juga sampai ke Lubukbasung, Maninjau, Ampek Nagari bahkan Palembayan.

Namun ditengah kekuatiran warga akan potensi bencana gempa dan tsunami yang diprediksi para pakar tersebut, apalagi dua hari terakhir hentakan gempa, mulai membuat warga cemas, justru perangkat peringatan dini tsunami (EWS-Early Warning Systim) yang terpasang di Tiku, Nagari Tiku Selatan, kecamatan Tanjung Mutiara justru tidak berfungsi.

Bahkan disebutkan, perangkat EWS tersebut, sudah tidak berfungsi sudah lebih dari 6 bulan, sehingga saat terjadi guncangan gempa Selasa dan Rabu ini, warga tidak bisa mempedomani apakah gempa yang terjadi berpotensi tsunami atau tidak.

Tidak berfungsinya perangkat EWS di Tiku itu dibenarkan pj.walinagari Tiku Selatan, Weri Ikhwan, yang juga Kasi.PEM Tanjung Mutiara waktu dikonfirmasi kaba12.com Rabu,(18/11).

Disebutkan, perangkat yang berfungsi dengan alat peringatan dini potensi tsunami itu, sudah lebih 6 bulan tidak berfungsi. Bahkan, hal itu sudah diketahui pihak terkait saat uji coba rutin pernagkat EWS tiap tanggal 26 setiap bulannya.

“ Hingga kini masih tak berfungsi. Padahal wilayah Tiku sudah kerap dirasakan gempa. Yang menguatirkan, sejak pakar gempa dan para ahli menyampaikan prediksi adanya potensi gempa besar disusul terjangan tsunami setinggi 10 meter, membuat warga mulai resah, “sebutnya.

Diharapkan Weri Ikhwan, BPBD Agam bisa segera membenahi perangkat tersebut, karena kerusakan sudah diketahui sudah lebih dari 6 bulan lalu, “ masyarakat butuh panduan, butuh peringatan dini, sesuai dengan sosialisasi dan simulasi yang kerap dilakukan dalam program kesiapsiagaan dini kebencanaan, “sebut Kasi.PEM Tanjung Mutiara itu lagi.

Informasi yang diperoleh kaba12.com, BPBD Agam sendiri, tiap tanggal 26 setiap bulannya, selalu melakukan pemantauan dan ujicoba perangkat EWS yang dipasang di beberapa titik di wilayah kecamatan Tanjung Mutiara, termasuk di kawasan Pasar Tiku, yang diketahui tidak berfungsi sejak lama, namun hingga kini masih rusak.

HARMEN

0Shares