Koto Malintang, KABA12 — Jalan raya Lubukbasung – Bukittinggi tepatnya di Jorong Tanjung Alai, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam akhirnya bisa dilewati kembali setelah sempat tertutup total akibat tertimbun longsor, Jum’at (14/7) dinihari.
Pantauan KABA12 dilokasi, akses jalan sudah bisa dilewati kendaraan sekitar pukul 11.30 WIB dengan sistem buka tutup.
Walinagari Koto Malintang, Naziruddin mengatakan, akses jalan dari Lubukbasung menuju Bukittinggi maupun sebaliknya sempat putus total selama kurang lebih 11 jam setelah tertimbun longsor.

“Sekarang sudah bisa dilalui oleh kendaraan dengan cara bergantian, karena masih ada proses finishing material longsor di Jorong Muko-Muko ,” kata Naziruddin kepada KABA12.
Ia menambahkan, bencana longsor di Nagari Koto Malintang terjadi di dua titik lokasi yakni di Jorong Tanjung Alai dan Jorong Muko-Muko. Material longsor menimbun seluruh badan jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Selain itu dua warung juga milik warga juga tertimbun material longsor berupa lumpur, bebatuan, dan dahan kayu.

“Longsor terjadi pada Jum’at dini hari sekitar pukul 00.00 WIB akibat curah hujan tinggi,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Tanjung Raya Iptu Muzakar mengatakan, tim gabungan dari berbagai unsur sedang berada di sejumlah titik lokasi di Kecamatan Tanjung Raya untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan, termasuk mencari 1 orang warga Jorong Pantas yang hilang tertimbun longsor.
“Korban ada dua orang yang merupakan pasangan suami istri, 1 sudah ditemukan, 1 lagi masih dalam pencarian,” katanya.
(Bryan)
