Kaba Terkini

Sempat Dibohongi, Camat MKS Temukan WNA Diduga Illegal di Pulai Anak Aia

Bukittinggi, KABA12.com — Seorang Warga Negara Asing diduga ilegal, diciduk Camat MKS serta warga dan pihak imigrasi, di salah satu ruko, di kawasan By Pass Pulai Anak Aia, Selasa (09/11). Ironisnya, pegawai dari WNA itu, sempat berusaha membohongi petugas, namun usahanya gagal.

Camat Mandiangin Koto Selayan, Mihandrik, menjelaskan, ia bersama pihak imigraai menerima laporan dari warga, tentang adanya WNA asal Tiongkok, yang tinggal di Pulai Anak Aia, tanpa izin yang jelas. WNA berjenis kelamin perempuan itu, melakukan bisnis es krim di daerah setempat.

“Benar, kami menemukan seorang perempuan WNA yang tidak dapat menunjukkan paspor dan surat keterangan resminya sebagai penduduk negara Indonesia,” ungkap Mihandrik.

Ia melanjutkan, WNA dengan usia 40 tahun itu hanya memiliki surat kependudukan dari daerah asalnya. Ironisnya, pegawai dari WNA itu sempat berkilah dan mencoba mengelabui petugas terkait informasi itu.

“Beberapa orang pegawainya, ketika kami datang ke lokasi, sempat berbohong tidak mengetahui keberadaan WNA ini, namun ketika kami periksa ke lantai dua, WNA itu bersembunyi dalam kamarnya, hingga harus dipaksa keluar,” ungkapnya.

Mihandrik sempat menyatakan kekesalan dan kekecewaannya kepada beberapa orang pegawai di ruko tersebut ketika ia mengonfirmasi tentang keberadaan WNA yang dilaporkan oleh masyarakat di daerahnya.

“Saya emosi juga saat dibohongi oleh karyawan yang berusaha menutupi keberadaan WNA ini, mereka bilang WNA itu ada di Surabaya. Saya bahkan sedikit mengancam mereka bisa dijerat hukum karena melindungi orang yang bersalah,” ujarnya.

Camat MKS itu, meminta pihak Imigrasi Bukittinggi untuk  melanjutkan pemeriksaan kepada WNA yang mempekerjakan anggotanya dari daerah Jawa dan Riau tersebut.

“Karena ini telah masuk ke ranah keimigrasian undang undang nomor 6 tahun 2011, kita meminta bantuan pihak Imigrasi untuk selanjutnya diserahkan proses lebih jauh,” ujar Mihandrik.

WNA itu kemudian dibawa dan diamankan oleh pihak Imigrasi untuk dilakukan pendataan lebih jauh sesuai aturan Undang- Undang Imigrasi.


(Ophik)

To Top