Semarak HUT Siriah Langkok ke- 44, Tampilkan Beragam Kesenian Minangkabau

Koto Kaciak, KABA12.com — Anak Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam kembali mengadakan acara alek nagari untuk menjaga kelestarian kesenian tradisional Minangkabau, Sabtu (24/9) malam.

Acara yang digelar di Simpang Ampek Sariak, Nagari Koto Kaciak ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke- 44 grup kesenian Siriah Langkok. Diketahui grup kesenian itu dibentuk pada tanggal 24 September 1978 silam berkat kesepakatan para pemuda setempat.

Pantauan KABA12.com dilokasi, beragam pertunjukan kesenian tradisional ditampilkan dalam acara tersebut. Mulai dari tari galombang, silek, tari pasambahan, hingga tambua tansa. Selain itu, sekitar 500an warga turut antusias menyaksikan acara alek nagari ini.

Ketua Panitia HUT Siriah Langkok, Fahmi mengatakan, acara peringatan HUT Siriah Langkok rutin diselenggarakan setiap tahunnya dengan menampilkan beragam atraksi kesenian dan kebudayaan tradisional. Namun sejak 2 tahun terakhir, event itu tidak dilaksanakan akibat terkendala pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, seiring dengan melandainya Covid-19 saat ini, acara peringatan HUT Siriah Langkok ke- 44 kembali digelar tahun ini. Semoga dengan bertambahnya usia grup kesenian dan organisasi kepemudaan Simpang Ampek Sariak bisa lebih maju dan sukses kedepannya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, melalui acara yang digelar kali ini diharapkan dapat meningkatkan tali silaturahmi antar pelaku kesenian, serta menjaga kelestarian kesenian dan budaya tradisional Minangkabau.

“Mudah-mudahan dengan acara alek nagari ini bisa menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan atraksi dan bakatnya masing-masing,” katanya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Nagari Koto Kaciak, Herman Tanjung mengaku bangga dengan grup kesenian tersebut karena telah menggelar acara alek nagari yang menampilkan beragam pertunjukan kesenian tradisional.

Disamping itu, dengan bertambahnya usia grup kesenian ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat pemuda setempat untuk menjaga kelestarian kesenian serta terus berinovasi seiring dengan pesatnya perkembangan zaman.

“Mari sama-sama kita bangkitkan kembali “Batang Tarandam” untuk kejayaan Siriah Langkok dan kesenian tradisional yang ada di Nagari Koto Kaciak,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares