Lubukbasung, kaba12 — Semarak peringatan 30 tahun usia ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung, Rabu, (19/7) mendapat perhatian luas dari banyak kalangan. Beragam pertunjukan disajikan para generasimuda terutama dari tim kesenian SMPN 3 Lubukbasung dan D’Palano Art yang menyajikan tarian dan music kolaborasi yang memukau pengunjung.
Bahkan, iring-iringan jamba yang menjadi prosesi rutin peringatan HUT Kepindahan Ibukota Kabupaten Agam ke Lubukbasung itu, menjadi perhatian khusus para pejabat daerah yang diarak mulai dari kantor Bappeda Agam menuju kantor bupati dan langsung ke Balairung Kediaman Resmi Bupati Agam sebagai sajian makan siang bersama.

Iring-iringan jamba yang dibawa para bundo kanduang itu, dihangatkan oleh tim tambu tansa SMPN 3 Lubukbasung yang menyedot perhatian para unsur Forkopimda Agam. Bahkan, karena tak tahan akan hobi lamanya bermain tambua, ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan ikut bergabung bersama para pemain tambua, sambia ikut menghoyak tambua sampai banjir keringat.
“ Maingek-ingek kaji lamo, sambil memotivasi adik-adik kita yang berperan aktif dalam menyemarakkan HUT 30 tahun kepindahan ibukota kabupaten Agam ke Lubukbasung,“ ungkap Dr.Novi Irwan.

Secara khusus, pihaknya atas nama DPRD Agam berterimakasih atas dukungan dan peran aktif banyak pihak, termasuk tim kesenian dari SMPN 3 Lubukbasung dan D’Palanos Art yang ikut menyemarakkan hari bersejarah itu.
Menurutnya, peran aktif generasimuda sangat diharapkan pihaknya, apalagi saat ini tuntutan untuk memperlihatkan peran nyata dalam kemajuan kabupaten Agam sangat diandalkan, “ kita ungkap salut dan berterimakasih. Terus perlihatkan peran, karena kedepan, adik-adik kita inilah yang akan melaksanakan pembangunan, kami siap memberi dukungan, “ sebut Dr.Novi Irwan yang didampingi Hasneril, Pranata Humas Sekretariat DPRD Agam itu lagi.

Semarak HUT 30 tahun usia kepindahan ibukota kabupaten Agam ke Lubukbasung itu, menjadi catatan tersendiri, mengingat banyak hal-hal yang tersembunyi mulai mengemuka, termasuk pemberian penghargaan pada kalangan Pers yang ikut berjasa dalam proses sejarah ibukota kabupaten Agam tersebut.
-HARMEN-
