Sekda Yuen Karnova : Lakukan Kegiatan Sesuai Kebutuhan

Bukittinggi, KABA12.com — Menindaklanjuti Surat Menteri Pemdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor B/86/m.KT.00/2021 tanggal 14 Juni 2021 perihal Himbauan Pelaksanaan Apel Pagi, maka mulai Senin (05/07) pelaksanaan Apel Pagi di Pemko Bukittinggi memakai pola baru.

Bertindak selaku Pembina Apel adalah Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Yuen Karnova.

Apel pagi kali ini diisi dengan Penghormatan terhadap Bendera Negara Merah Putih diiringi Lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, Pembacaan Naskah Pancasila, Pembacaan UUD Negara RI tahun 1945, Pembacaan Panca Prasetya Korpri, pengarahan dan pembacaan doa.

Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Yuen Karnova, dalam arahannya, mengatakan, pelaksanaan apel dengan pola baru ini dalam rangka memelihara dan meningkatkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air, pengabdian terhadap Negara dan rakyat Indonesia, serta ketaatan terhadap ideologi Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945 bagi ASN dilingkungan Pemko Bukittinggi.

” Memasuki minggu pertama semester ke dua tahun 2021 ini, segera membuat laporan keuangan pada semester satu. Termasuk menyiapkan prognosis kegiatan 6 bulan kedepan. Proyek yang memang telah dijadwalkan, agar segera dilaksanakan percepatan nya,” ujar Yuen.

Kondisi anggaran daerah ditahun 2021 ini menurut Yuen tidak optimis. Masih terjadinya pandemi Covid 19 membuat beberapa anggaran terpaksa direcofusing untuk penanggulangan Covid 19. Pendapatan daerah pun jauh berkurang karena ada penutupan lokasi pariwisata.

“Karena itu, diharapkan masing-masing SKPD dapat berhemat. Jangan lakukan pemborosan, lakukan kegiatan sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Dalam RAPBD Perubahan yang akan dibahas, Yuen berharap dapat mengurangi belanja- belanja yang tidak perlu. Yuen tahu bahwa belanja rutin yang telah dianggarkan dalam APBD sudah sangat mepet, namun tidak tertutup kemungkinan dapat dilakukan penghematan. Demikian pula dalam menyusun RAPBD 2022, agar dapat diusulkan kegiatan dengan perencanaan yang hemat. Karena pendapatan daerah sangat menurun.

Selanjutnya terkait penerimaan CPNS dan P3K oleh BKPSDM yang sedang berlangsung, Sekda Yuen berharap dapat dilaksanakan dengan prosedur yang benar dan serius. Hindari hal-hal yang menyimpang sekecil apapun. Jangan ada toleransi untuk hal yang tidak boleh dilakukan.

“Hari ini kondisi sosial masyarakat kita terutama media sosial yang sangat marak. Yang menjadi sasaran sorotan adalah kita aparatur. Karena Yuen berpesan jaga kekompakan, kita ini satu kesatuan. Jangan ada yang menjatuhkan sesama teman. Kita ini satu komando, satu tubuh. Sakit satu, sakit semua,” ujarnya.

Selanjutnya temukan pola agar sorotan dimedia sosial dapat dijawab dengan kerja nyata. Tunjukkan jawaban dengan bekerja. “Kalau harus diluruskan, luruskan dengan baik. Jangan bersikap reaktif tapi responsif. Kuasai aturan dengan baik, untuk menyelamatkan diri kita dari pelanggaran,” ujarnya.

(Ophik)

0Shares