Kamang Magek, kaba12.com — Peringatan Perang Kamang atau yang lebih dikenal dengan Perang Belasting ini berbeda dengan tahun sebelumnya, diperingati dengan sederhana yaitu berziarah dan tabur bunga tanpa pelaksanaan upacara, Kamis (18/6).
Ziarah dan tabur bunga hanya diikuti instansi di Pemerintahan Kecamatan Kamang Magek. Selaku tokoh masyarakat Ketua DPRD Agam, Novi Irwan ikut hadir dalam acara itu.
Menurut Camat Kamang Magek, Rio Eka Putra, Jum’at (19/6), perang kamang yang terjadi 1908 ini diperingati dengan sederhana, tanpa menggelar kegiatan seremonial mengingat kondisi sekarang yang masih ditengah pandemi Covid-19.
Dikatakan, secara prinsip, pemerintah baik kabupaten, kecamatan maupun nagari dan masyarakat, tidak melupakan perang kamang. Karena berkat perjuangan para pahlawan yang diiringi doa lah tanah air ini dapat ditempati seperti sekarang.
“Dengan semangat juang para pahlawan, kita dapat menikmati kemerdekaan. Sehingga kita dapat hidup aman, damai dan tentram tanpa ancaman dari penjajah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan ziarah dan tabur bunga tetap menerapkan protokol kesehatan.
‘’Meski dikonsep dengan sederhana, kita berharap ini tidak menghilangkan makna sesungguhnya dari peringatan perang kamang,” harapnya.
(Virgo/*)
