Tanahdatar, KABA12.com — Pada Hari Raya Idul Adha tahun 1439 Hijriah, Presiden Republik Indonesia kembali memberikan sapi qurban seberat 1 ton 80 kilogram kepada masyarakat Sumatera Barat.
Hewan qurban presiden itu dipesan khusus dari peternak sapi Sungaitarab Kabupaten Tanahdatar.
Kepal Dinas Pertanian Kabupaten Tanahdatar, Daryanto Sabir saat dikonfirmasi KABA12.com, Jumat (10/08) mengatakan, sapi untuk hewan qurban Presiden Joko Widodo, merupakan hasil indukan bunting (IB) berjenis simental yang dibeli dari Almuhadis seorang peternak, di Padanglaweh Sungaitarab , “sapi jenis simental, usia 3 tahun, bobot 1,8 ton, harganya sekitar Rp 75 jutaan,” ujarnya.
Daryanto Sabir menyebutkan, pihaknya hanya menfasilitasi pemilihan sapi yang akan disumbangkan Presiden Jokowi.
Tahun ini, ada tiga ekor sapi yang diusulkan. Masing-masing dari Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Tanahdatar.
Pada 2016, Presiden mengurbankan satu ekor sapi dengan berat 1,2 ton yang juga jenis simental.
Kemudian 2017, sapi qurban Jokowi berasal dari Kabupaten Agam seberat 1,2 ton, dan tahun ini hewan qurban Presiden jauh lebih berat 1,8 ton yang berasal dari Kabupaten Tanahdatar.
(Jaswit)
