Lubukbasung, kaba12.com — “ Sakali aia gadang, sakali tapian barubah”. filosofi Minangkabau ini sangat pas menggambarkan suasana kekinian di kabupaten Agam saat ini.
Pasalnya, sejak pemerintahan baru Bupati Agam Dr.Andri Warman, justru banyak pejabat utama Pemkab.Agam yang memilih pindah keluar daerah, bahkan sepanjang tahun 2021 lalu, tercatat lebih dari 10 pejabat yang sudah pindah ke beberapa daerah.
Data yang dihimpun kaba12.com, beberapa pejabat yang sudah menyatakan pindah tugas diantaranya H.Teddy Martha, sebelumnya kepala DPMN Agam pindah tugas ke Pemkab.Agam Pasaman, Wahyu Bestari, sekretaris DPMN Agam pindah ke Pemko Bukittinggi, Yogi Astarian mantan camat IV Angkek pindah ke Pemko Bukittinggi.
Kemudian Sekdakab.Agam M.Dt.Maruhun, pindah sebagai Sekdako Bukittinggi, kemudian Kurniawan Syahputra, mantan Kadinas Satpol.PP-Damkar Agam pindah ke Pemko Payakumbuh, kemudian mantan camat Lubukbasung Harmezi, Hasrizal, mantan camat Palupuah pindah tugas ke Pemkab.Pasaman, bahkan Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam juga diinformasikan akan pindah tugas ke Pemko Padang serta beberapa pejabat lainnya.
Banyaknya pejabat Pemkab.Agam yang mengajukan pindah tugas ke daerah lain itu dibenarkan Budi Perwira Negara, Kepala BKPSDM Agam waktu ditanyai kaba12.com beberapa waktu lalu.

Disebutkan, permohonan pindah tugas itu, merupakan hal biasa bahkan menjadi hak ASN dengan berbagai pertimbangan dan kondisi. Mayoritas permohonan pindah diajukan karena kondisi keluarga, dan agar lebih dekat dengan keluarga, tidak karena hal-hal lain.
Menyikapi hal itu, Budi Perwira Negara menyebutkan, pimpinan Pemkab.Agam tengah menyiapkan langkah-langkah untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan para pejabat yang pindah keluar daerah tersebut yang sebagian sudah terisi sesuai hasil pansel tahap I yang digelar pertengahan tahun lalu.
HARMEN
