RSUD Lubukbasung Butuh Rp. 40 M Bangun Sarana Pelayanan Medis

Lubukbasung, KABA12.com — Pembangunan infrastruktur rumah sakit merupakan perwujudan dari sasaran RPJMD Kabupaten Agam khususnya pada misi 3 yakni peningkatan penyediaan akses layanan kesehatan yang bermutu.

Berkaitan hal tersebut, telah dilakukan kajian kelayakan dimana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubukbasung sebagai sarana kesehatan rujukan memiliki pangsa pasar yang menjanjikan untuk dikembangkan, ditinjau dari beberapa aspek seperti pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan seiring peningkatan jumlah penduduk Kabupaten Agam yang rata-rata mencapai 0,9 persen setiap tahunnya.

Direktur RSUD Lubukbasung, Syahrizal Antoni mengatakan untuk membangun fasilitas pendukung dalam meningkatkan pelayanan kepada pasien saat berobat di rumah sakit masih membutuhkan dana sebesar Rp. 40 miliar.

“Dana tersebut untuk membangun laboratorium, dan ruangan inap. Kita berharap dua tahun ke depan pembangunan fisik ini selesai dilakukan karena dukungan pemerintah daerah sangat tinggi,” katanya.

Antoni menyebutkan, pada tahun anggaran 2018 RSUD Lubukbasung mendapatkan tambahan kamar very important person (VIP) yang pembangunannya melalui dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp.7,6 miliar.

Selain itu, RSUD Lubukbasung bakal membenahi ruangan tunggu pasien dan lokasi pendaftaran. Hal itu dilakukan guna memberikan layanan yang baik dan nyaman bagi pasien yang berobat.

Setelah pembangunan fisik ini selesai, pihaknya juga akan menambah dokter spesialis jantung. Karena dokter spesialis jantung belum ada.

“Dokter spesialis di RSUD Lubukbasung itu sudah cukup lengkap mulai dokter penyakit dalam, anak, bedah, dan THT. Hanya dokter spesialis jantung yang belum ada dan sedang diupayakan agar pelayanan bisa benar-benar maksimal,” tambahnya.

(Jaswit)

0Shares