Lubukbasung,kaba12 — Menanggapi masih adanya warga terdampak dan korban bencana hidrometeorologi siklon sunyar di Kabupaten Agam yang belum terdata dan tidak mendapat bantuan, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Dr.M.Lutfie,AR tegaskan, pemerintahan akan melakukan penetapan tambahan kembali.
Hal itu ditegaskan Dr.M.Lutfie, menjawab kaba12, terkait informasi adanya warga terdampak bencana atas nama Fela Fitria, asal Kayu Pasak, Palembayan yang belum masuk dalam data penerima bantuan pemerintah, sementara rumah yang dihuni oleh 3 kepala keluarga mereka, sudah rata dengan tanah akibat terjangan banjir bandang , Kamis, 27 November 2025 lalu.

Ditegaskan Sekab.Agam, penetapan data korban bencana merupakan hasil pendataan dan apabila masih ada ditemukan atau laporan masyarakat belum terdata, maka akan dilakukan penetapan tambahan kembali.
“Jika ada masyarakat yang merasa atau mengetahui ada yang belum terdata, diharapkan dapat menyampaikan langsung kepada pemerintah Nagari atau Kecamatan. Termasuk bagi Fela Fitria yang disebutkan itu, silahkan langsung menghubungi pemerintah nagari atau kecamatan, kita akan tindaklanjuti, “tegas M.Lutfie.

Sekab.Agam yang juga kepala BPBD Agam itu, menegaskan, hal itu tidak hanya berlaku bagi warga terdampak bencana di Palembayan saja, tapi seluruh warga Kabupaten Agam di berbagai kecamatan, baik di Tanjung Raya, Malalak, Matur, Palupuah dan berbagai kecamatan terdampak bencana hidrometeorologi siklon sunyar 2025 yang belum terdata dan tidak mendapat bantuan.

“Pemerintah sangat terbuka dalam upaya penanganan dampak bencana, kita akan langsung tindaklanjuti jika ada data dan informasi terkait warga terdampak. Kami sangat berterimakasih atas dukungan media dan masyarakat yang memberi perhatian khusus pada warga terdampak bencana di Kabupaten Agam, “tegas Sekretaris Daerah Kabupaten Agam itu lagi.
(HARMEN)
