Lubukbasung, kaba12.com — Untuk meredam lonjakan kasus positif covid-19 di kabupaten Agam, tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 (GTP2 Covid-19) Agam siapkan program gebrak masker, menindaklanjuti instruksi presiden secara nasional.
Walau beberapa waktu belakangan, secara massif sudah dilakukan penyebaran masker gratis untuk masyarakat, namun tingkat ketaatan warga dalam mematuhi protokol kesehatan masih rendah, termasuk memakai masker, program gebrak masker diyakinkan akan menjadi salah satu agenda penting yang akan dilaksanakan Pemkab.Agam di seluruh nagari.
Hal itu ditegaskan ketua harian GTP2 Covid-19 Agam M.Dt.Maruhun didampingi ketua Satgas Penanggulangan Dampak Ekonomi Yosefriawan menjawab kaba12.com di Lubukbasung.
Dijelaskan, GTP2 Covid-19 Agam, menyikapi lonjakan warga yang terkonfirmasi positif covid-19 tiga pekan terakhir, sudah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi, tidak hanya mendorong kesiapan berbagai sarana pendukung pelayanan medis, tapi juga mengintensifkan penerapan protokol kesehatan pada masyarakat.
Kondisi itu, ulas M.Dt.Maruhun, harus kembali dipacu, mengingat kualitas penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat, terutama dalam memakai masker masih sangat rendah, apalagi pasca new normal, berbagai kegiatan sudah semakin banyak digelar warga, termasuk acara hajatan yang kerap mengabaikan protokol kesehatan.
“ Kita berharap, dengan menggencarkan kembali pemakaian masker pada masyarakat, bisa memutus rantai penyebaran covid-19, selain beberapa langkah antisipasi yang masih terus dilakukan jajaran Pemkab.Agam, “tegas M.Dt.Maruhun yang juga Sekab.Agam itu .
Program “gebrak masker” yang dicanangkan presiden Jokowi beberapa waktu lalu,juga sudah dipersiapkan Pemkab.Agam, terutama dalam penyediaan dukungan masker yang akan dibagikan pada masyarakat, termasuk regulasi untuk menertibkan warga yang mengabaikan protokol kesehatan sebagai langkah antisipasi penyebaran covid-19.
HARMEN