Bukittinggi, KABA12.com — Pembangunan Pasa Ateh Bukittinggi, terus menampakkan progres yang baik. Hal itu dijelaskan saat Walikota Bukittinggi bersama SKPD terkait, meninjau pelaksanaan pembangunan Pasa Ateh, Selasa (16/07).
Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengapresiasi kinerja dari Abipraya – Penta KSO. Karena memang pekerjaan yang menelan dana Rp 292 milyar lebih itu, hingga sejauh ini menunjukkan progres yang baik dan telah mencapai 43%.
“Alhamdulillah pekerjaannya sudah mencapai 43%. Kita dari pemerintah berharap, prosesnya terus berjalan baik, sehingga target selesai di bulan Oktober dapat diwujudkan. Kita ingin para pedagang korban kebakaran kembali dapat berdagang seperti biasanya dan ekonomi masyarakat dapat lebih meningkat,” ujar Ramlan.
Saat ini tengah dikerjakan pembuatan kios sebanyak 800 lebih dan los 200 lebih di empat lantai yang ada serta basement yang representatif. Pemko pun tengah mempersiapkan regulasi terkait penempatan kios nantinya oleh pedagang.
“Nantinya akan diberlakukan sistem sewa. Pedagang yang memiliki kartu kuning korban kebakaran Pasa Ateh, diprioritaskan. Lebihnya nanti, kita juga akan berikan kesempatan, khususnya bagi warga Bukittinggi yang ingin berdagang. Regulasinya masih kita persiapkan dan akan kita diskusikan juga dengan DPRD nantinya,” jelas Wako.
Walikota juga menyampaikan, dalam waktu dekat, pemerintah kota Bukittinggi akan mengadakan rapat koordinasi dengan pihak kementrian. Rapat itu nantinya akan membahas terkait finishing agar harapan pemerintah untuk menjadikan Pasa Ateh menjadi bangunan Green Building percontohan di Indonesia dapat diwujudkan.
(Ophik)
