Bukittinggi,kaba12 — Bupati minta seluruh pemerintah nagari di kabupaten Agam menggali berbagai potensi Zakat,Infak dan Sadakah yang diyakini sangat tinggi dari berbagai lini, sehingga seluruh nagari didorong membentuk unit pengumpul zakat (UPZ) untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkannya.
Hal itu disebutkan bupati Agam diwakili Rahman,S,Ip,MM, Asisten I Sekab.Agam usai penyaluran zakat oleh BAZNas Agam di Mess Pemkab.Agam, Belakang Balok, Bukittinggi, Rabu,(30/8).
Disebutkan Rahman, peran UPZ Nagari sangat diandalkan dalam menghimpun beragam potensi zakat dari masyarakat, sehingga penyaluran zakat untuk warga yang membutuhkan bisa lebih maksimalkan.

Disebutkan, zakat sangat berpotensi untuk membantu masyarakat baik peningkatan pendidikan, ekonomi maupun perlindungan kesehatan dan lainnya, dan BAZNas Agam yang bersinergi dengan Pemkab.Agam berkomitmen untuk mendorong secara maksimal berbagai program startegis untuk membantu warga yang membutuhkan.
Ditambahkan, selain dari ASN, sumber zakat utama yang dihimpun BAZNas Agam, juga dibutuhkan dari kalangan lainnya seperti potensi di nagari, apalagi dnegan penyaluran zakat dari Baznas sasarannya jelas, karena sudah ada kriteria yang merujuk kepada asnaf delapan, sesuai program Pemkab.Agam, seperti halnya zakat yang disalurkan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, serta dua program lainnya seperti Agam Peduli dan Agam Sehat.

Rahman berharap tidak mempersoalkan zakat yang diterima, tapi lihatlah bagaimana perhatian dan kepedulian diberikan, “ kita berharap zakat ini menjadi motivasi bagi para mahasiswa untuk menggapai cita-cita yang diimpikan,” sebutnya.
Sementara menurut H.Isman Imran Ketua BAZNas Agam Isman Imran, zakat disalurkan merupakan penyaluran tahap II, setelah sebelumnya dilakukan di Lubukbasung belum lama berselang, dengan zakat yang disalurkan sebesar Rp272,4 juta lebih kepada 210 mustahik tersebar dari seluruh kecamatan, untuk program zakat Agam Cerdas, Agam Sehat dan Agam Peduli.
-HARMEN-
