Tiku, kaba12.com — Menjelang pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumatera Barat, 2 pos pantau lintas di wilayah kabupaten Agam makin diperketat. Proses pemeriksaan kendaraan dan penumpang makin dioptimalkan untuk mengantisipasi masuknya pandemic covid19.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, dua pos pantau lintas batas baik di Gasang Ketek, Tanjung Mutiara maupun di Palupuah, masih banyak memeriksa penumpang dan pendatang dari berbagai daerah di Indonesia, terutama yang menggunakan kendaraan pribadi, dan masuk dalam notifikasi pendataan daerah.
Makin diperketatnya pengawasan itu, sebut Rahman,S,Ip,MM, Asisten I Sekab.Agam, sebagai tindaklanjut dari proses percepatan penanganan penyebaran covid19 di kabupaten Agam, termasuk dalam persiapan menjelang diberlakukannya PSBB di Sumbar, dimana seluruh lini akan dilakukan pengawasan ketat.

Disebutkan, sesuai protokol medis yang ditetapkan, seluruh pendatang akan didata, diukur suhu tubuh dan diberikan instruksi untuk melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari, karena hal itu penting dalam upaya memutus rantai penyebaran covid19, “ kita akan lebih maksimalkan pengawasan di dua pos pantau lintas batas itu, sesuai instruksi pimpinan, “ sebut Rahman.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, sesuai mekanisme pendataan, data pendatang dan perantau yang pulang kampung ke wilayah Agam masih terus didata, dan terus mengalami peningkatan beberapa hari terakhir.
HARMEN
