Polemik Soal Bantuan di Pasaman, Beny Utama : Bantuan Harus Diantar Untuk Warga

Pasaman, kaba12.com — Setelah mendapat laporan adanya polemic terkait dengan distribusi bantuan untuk warga terdampak bencana di kecamatan Tigo Nagari, Bupati Pasaman H.Beny Utama langsung memimpin rapat evaluasi, sekaligus meninjau proses distribusi bantuan untuk para korban termasuk ke lokasi pengungsian.

Dalam pertemuan mendadak yang digelar di kantor camat Tigo Nagari yang dihadiri camat, 3 walinagari, OPD terkait dalam penanganan pasca bencana dan seluruh wali jorong tersebut, Beny Utama menegaskan, bantuan harus diantar dan harus sampai ke lokasi sasaran, pada masyarakat yang membutuhkan, “ tidak boleh warga yang menjemput, harus diantar langsung untuk warga, “ tegasnya.

Rapat mendadak yang digelar Minggu,(27/2) pagi itu, menyikapi adanya polemic soal bantuan untuk warga terdampak, dimana sebagian masyarakat yang mengaku tidak mendapat bantuan memprotes agar bantuan segera diturunkan.

Bupati Pasaman itu menegaskan pada seluruh jajaran terkait dalam penanganan pasca bencana di daerah itu, jangan sampai ada masalah dalam proses distribusi bantuan pada masyarakat, karena hal itu menjadi kebutuhan utama.

“ Jangan tambah beban masyarakat  yang sudah menderita di pengungsian.  Jangan ada lagi masalah dalam pendistribusian bantuan. Masyarakat tidak boleh menjemput langsung ke posko. Bantuan harus diantar kepada masing-masing korban. Para jorong segera sampaikan data korban secara benar, agar bantuan tepat sasaran,” tegas bupati. 

Dijelaskan, proses penanganan bencana Malampah akan memakan waktu panjang, lantaran rumah yang hancur harus dibangun kembali.  “Jika bantuan tidak dikelola dengan baik, para pengungsi akan makin susah. Karena bantuan tidak datang selamanya, sementara proses pemulihan memakan waktu lama,” ingat bupati Pasaman itu lagi.

HARMEN

0Shares