Pokir Dedi Fatria Mengalir Untuk Pemberdayaan Masyarakat

Bukittinggi, KABA12.com — Anggita DPRD Bukittinggi. Dedi Fatria melaksanakan reses masa sidang I tahun anggaran 2019, di hotel Pusako, Sabtu (23/03). Reses ini dihadiri ratusan masyarakat MKS, Kadis Sosial, Ellya Makmur, Camat MKS, Emil Achir dan sejumlah perwakilan SKPD lainnya, serta Ketua Fraksi PPP Bukittinggi, Rismaidi.

Dedi Fatria, menjelaskan, reses menjadi suatu kewajiban bagi anggota DPRD yang dilaksanakan satu kali per masa sidang setiap tahunnya. Reses bertujuan untuk menjemput aspirasi warga, khususnya di daerah pemilihan masing-masing, khusus bagi Dedi Fatria maayarakat di kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS).

Dalam resesnya, masyarakat undangan yang hadir banyak menyampaikan aspirasi terkait bidang sosial. Diantaranya, bantuan sosial untuk masyarakat yang terdaftar dalam BDT serta bantuan dana untuk KUBE.

“Bantuan yang diberikan kepada warga yang terdaftar dalam BDT, telah mulai dianggarkan pemerintah. Untuk itu, masyarakat yang taraf ekonominya telah membaik, diharapkan dapat melaporkan agar tidak masuk lagi dalam BDT,” ujar Dedi.

Selain itu, DPRD Bukittinggi juga dapat menyalurkan sejumlah bantuan melalui dana pokok pikiran. Khusus bagi Dedi Fatria, memang telah banyak membantu pembangunan baik fisik maupun mental.

“Sejak kami dilantik 2014 lalu, berbagai persoalan kemasyarakatan khususnya di bidang sosial memang menjadi prioritas kami. Seperti program bedah rumah yang ada di beberapa kelurahan kecamatan MKS, pemberdayaan penyandang disabilitas dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui program kerja,” jelasnya.

Program kerja itu, salah satunya dengan pemberdayaan maayarakat untuk berusaha secara mandiri. Dengan pokirnya, Dedi Fatria telah memberikan sejumlah bantuan terkait fasilitas pendukung usaha masyarakat. Seperti pengadaan mesin jahit, peralatan pendukung pembuatan kacang tujin, hand traktor dan bantuan lainnya.

“Bantuan itu kita berikan melalui dana pokir bekerja sama dengan SKPD terkait. Tujuannya, memang untuk memberdayakan masyarakat agar dapat meningkatkan ekonomi secara mandiri, yang tentu saja berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

(Ophik)

0Shares