Piala Adipura Kota Lubukbasung – Dr.H.Indra Catri Sukses Bangun Pondasi, Gigih Soal Kota Bersih

Lubukbasung, kaba12 — Sukses anugerah Piala Adipura yang diraih Kota Lubukbasung, Ibukota Kabupaten Agam dengan kategori Kota Kecil tahun 2022, mengundang haru dan bangga mantan Bupati Agam Dr.H.Indra Catri Dt.Malako Nan Putiah.

Pasalnya, sosok Kota Lubukbasung berubah drastis justru disaat Indra Catri menjabat Bupati Agam selama dua periode, khususnya di periode kedua yang memprogramkan pembangunan berbagai sarana perkantoran, ruang terbuka hijau, penataan drainase dan beberapa sarana pendukung lain, yang saat ini makin “ tacelak”.

“ Alhamdulillah, selamat untuk warga Lubukbasung, sukses untuk Bupati dan Pemkab.Agam, kita bangga Kota Lubukbasung sukses meraih penghargaan Piala Adipura, karena hal itu impian sejak lama, “ ungkap Indra Catri saat dimintai tanggapannya usai Lubukbasung dinobatkan Kementrian LHK menerima Piala Adipura tahun 2022 yang diterima Bupati Agam Andri Warman, Selasa, (28/2) lalu di Jakarta.

Indra Catri berharap, anugerah Piala Adipura yang dinobatkan untuk Kota Lubukbasung saat ini, tidak hanya disambut sebagai wujud kebanggaan semata, tapi justru sebagai tuntutan tanggung-jawab bersama seluruh elemen yang ada untuk menjaga dan mempertahankannya, “ kapan perlu, seperti harapan bupati Agam, Lubukbasung bisa meraih Piala Adipura Kencana, kenapa tidak, karena Agam pasti bisa, “ tegasnya bersemangat.

Secara khusus, mantan Bupati Agam dua periode itu menyebut Lubukbasung itu adalah “ kampungnya itu, menyebut anugerah yang diraih berkat kerja keras semua unsur, kerja ikhlas pasukan orange yang bertungkus lumus di lapangan bersama jajaran DLH Agam, yang didukung berbagai komponen yang ada di Pemkab.Agam.

“ Kami bangga akan hal itu, walau dulu saya terkadang memang harus keras dalam memperhatikan masalah kebersihan, soal sampah, soal taman dan rumput yang tidak tertata, semua unsur terkait harus mendapat peringatan keras, dan mungkin semua itu bisa dirasaakan manfaatnya saat ini, “ ungkapnya.

Secuil Sejarah

Anugerah Piala Adipura yang diraih Kota Lubukbasung yang Juli 2023 mendatang, sudah berusia 30 tahun sejak pindah dari Bukittinggi, 19 Juli 1993 lalu, tak bisa lepas dari peran tokoh-tokoh penting yang selama ini dikenal gigih membangun pondasi penting untuk kemajuan ibukota kabupaten Agam.

Setelah menerima estafet kepemimpinan Pemkab.Agam dari H.Aristo Munandar, Indra Catri fokus mendorong pembangunan berbagai sarana-prasarana penting di kawasan ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung.

Bahkan, dalam 10 tahun terakhir, Kota Lubukbasung diakui banyak pihak mengalami perubahan yang sangat signifikan, dengan hadirnya berbagai sarana perkantoran, penataan ruang kawasan perkotaan, termasuk dikenal gigih mengawal masalah kebersihan, keindahan, dan kenyamanan kota dengan motto “ semarak menanam” untuk Lubukbasung dalam program Agam Menyemai.

Dr.Ir.H.Indra Catri Dt.Malako Nan Putiah, MSp mantan bupati Agam dua periode (2010-2020), harus diakui merupakan tokoh sentral yang sukses merubah sosok kota Lubukbasung sebagai salah satu kawasan perkotaan yang sebanding dengan kota-kota lain di Sumatera Barat.

Di periode kedua jabatannya ( 2015-2020) Indracatri sengaja memproyeksikan pembangunan berbagai sarana perkantoran dengan arsitektur modern, mulai dari pembangunan gedung DUPTR, penataan ruang terbuka hijau kompleks GOR Rang Agam, kantor DPMN-Koperindag, Dalduk-KB-PP-PA, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, Disparpora, Dinas Kesehatan, Gedung Arsip-Pustaka, rumah dinas ketua DPRD Agam, RSUD Lubukbasung, rumah sekretaris daerah, jejeran rumah pejabat daerah dan gedung-gedung lainnya yang secara bertahap dibangun setiap tahun.

Program pengembangan sarana di Kota Lubukbasung, terdampak saat pandemic menghajar dunia Maret 2019 lalu, berpengaruh besar terhadap kerangka yang sudah dirancang, pasalnya “hanya beberapa” program pembangunan yang sudah dipersiapkan, bahkan alokasi anggarannya sudah disiapkan, termasuk harus terkena refocusing dan dialihkan untuk penanganan dampak pandemic.

Padahal, sebelumnya sudah dialokasikan anggaran untuk lanjutan pembangunan bebeberapa sarana perkantoran lain, seperti halnya Disdukcapil, KMPTSP, penataan drainase kota Lubukbasung, pembangunan pasar modern di kawasan Pasar Serikat Lubukbasung-Garagahan, pembangunan tugu selamat datang di Bandar Baru, pembangunan tugu Mandeh Sitti Manggopoh dan beberapa program lain yang terdampak, yang kini diharapkan secara bertahap mulai diprogram kembali oleh Pemkab.Agam.

HARMEN

0Shares