Baso, kaba12.com — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Baso, kabupaten Agam gelar konferensi 2018 di auditorium BPSDM Regional Bukittinggi di Baso, Sabtu, (22/9).
Konferensi PGRI Baso digekar untuk memilih pengurus baru periode 2018-2023 itu, berlangsung semarak karena dihadiri 528 anggota dari berbagai sekolah di kecamatan Baso sehingga ruangan auditorium penuh sesak.
Camat Baso Surya Wendri saat pembukaan konferensi PGRI Baso itu, mengaku salut dan memberi apresiasi khusus pada kalangan guru dan organisasi PGRI yang memberi kontribusi luar biasa dalam upaya pencerdasan anak bangsa.
Pasalnya, peran guru sebagai pejuang tanpa tanda jasa itu, di era milenial ini, mempunyai tugas dan tanggungjawab kompleks, acara tidak hanya menjadikan anak didik cerdas dan berbudi pekerti luhur tapi juga berperan memberi tameng moral pada generasimuda terhadap pengaruh perkembangan era global.
Diharapkan Surya Wendri, ditengah semakin beratnya tantangan itu, diharapkan eksistensi guru semakin optimal dalam mendorong terealisasinya beragam program strategis daerah, yakni Agam madani, acara Agam cerdas yang dirangkai dengan berbagai strategi yang dilaksanakan Pemkab. Agam.
” Kami berharap, peran guru bisa makin maksimal, untuk menjadikan generasimuda kabupaten Agam yang cerdas, kreatif dan memiliki mental agama yang kokoh, sesuai visi Agam madani, ” ulasnya.
Konferensi PGRI Baso dibuka oleh ketua PGRI agam ditandai dengan pemukulan gong didampingi camat Baso dan para pejabat lainnya.
Moment konferensi PGRI Baso 2018 itu, berlangsung semarak, karena kehadiran ratusan guru dari berbagai sekolh di kecamatan Baso, termasuk dihadiri berbagai unsur terkait termasuk ketua PGRI Agam dan jajaran forkopimcam Baso dan jajaran Dinas Pendidikan Agam.
HARMEN
