Peringatan 32 th Ibukota Agam Bakal Semarak, Handria Asmi : Kearifan Lokal Satukan Visi

Lubukbasung,kaba12 — Rangkaian peringatan HUT ke-32 Kepindahan Ibukota Kabupaten Agam dari Bukittinggi ke Lubukbasung, dirancang sedikit berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Walau tahun ini, kegiatan lomba dan aktivitas kesenian lebih sedikit dibanding tahun lalu, namun pola acara diyakini akan menjadi bagian dari catatan sejarah.

Pasalnya, dalam moment puncak upacara peringatan 32 tahun ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung yang digelar Senin,21 Juli 2025, panitia menyepakati nuansa kearifan lokal akan lebih menonjol, mulai dari pelaksanaan upacara sampai proses parade jamba dan makan barapak

Kepada kaba12, Ketua Panitia HUT ke-32 Kepindahan Ibukota Kabupaten Agam ke Lubukbasung dan HUT RI ke-80 Kabupaten Agam, Handria Asmi menjelaskan, pihaknya sudah menggelar serangkaian persiapan persiapan dan sudah menyepakati berbagai kegiatan akan digelar untuk menyemarakkan dua moment bersejarah tersebut.

Foto Dokumen

Khusus untuk peringatan 32 Ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung, selain akan digelar berbagai event diantaranya kontes batu akiak, aqua space, pameran bonsai, event olahraga sepak takraw se Sumatera yang masuk dalam kegiatan one cabor, one event KONI Agam serta berbagai kegiatan menarik lain.

Selain kegiatan lomba, panitia juga sudah merancang prosesi khusus untuk upacara puncak peringatan 32 tahun ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung tersebut, yang digelar Senin, 21 Juli 2025 di halaman kantor Bupati Agam, yang akan digelar khusus beda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Terkait dengan moment upacara tersebut, pihaknya merancang dan sudah disepakati bersama kalangan ninik mamak, dimana Bupati Agam bersama unsur Forkopimda menggunakan pakaian adat Minang, yang akan disambut khusus dengan tari galombang setelah sebelumnya diarak dari depan masjid agung Nurul Fallah menuju lokasi upacara.

Foto Dokumen

Ditambahkan, upacara yang akan dipimpin Bupati Agam H.Beni Warlis Dt.Tan Batuah, yang akan tampil dengan pakaian adat (pengulu) lengkap, dengan tamu undangan khusus dari unsur ninik mamak, cadiak pandai, bundo kanduang, alim ulama, perantau, kepala OPD dan para parik paga yang akan mengikuti rangkaian upacara.

Dalam moment upacara tersebut, dijadualkan Bupati Agam juga akan menyerahkan piagam penghargaan sebagai ungkapan syukur dan apresiasi Pemkab.Agam pada kelompok masyarakat dan komunitas yang berjasa terhadap proses keberadaan ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung tersebut.

Usai upacara, akan digelar parade jamba yang diiringi tambua tansa, yang tahun ini sedikit berbeda, karena selain jamba dari OPD, pemerintah nagari, dan unsur lain, jamba kebesaran dari kaum pasukuan yang ada di Lubukbasung akan ikut ambil bagian dalam moment peringatan hari bersejarah tersebut.

Foto Dokumen

“ Kita sudah koordinasikan dan undang 7 suku yang ada di Nagari Lubukbasung untuk bisa berpartisipasi dalam upacara peringatan 32 tahun ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung tersebut, “jelas Handria Asmi.

Ditambahkan, parade jamba akan dimulai dari depan kantor Bappeda Agam melintasi simpang 4 Padang Baru, menuju Balairung Kediaman Resmi Bupati Agam yang dilanjutkan makan bersama seluruh undangan bersama masyarakat.

(HARMEN)

0Shares