Perhatian Perantau Agam Luar Biasa, BMKM Sumsel Bantu IDR 45 Juta Korban Banjir Bandang

Belakang Balok,kaba12 — Perhatian kalangan perantau Minang luar biasa. Hal itu dibuktikan dengan tak putus-putusnya bantuan disalurkan untuk warga terdampak bencana banjir bandang lahar hujan Gunung Marapi yang terjadi Sabtu, (11/5) lalu.

Seperti halnya Badan Musyawarah Keluarga Minangkabau (BMKM) Sumatera Selatan yang menyalurkan bantuan IDR 45 juta untuk korban bencana alam banjir bandang di Kabupaten Agam,yang melanda 5 kecamatan masing-masing Kecamatan Canduang, Kecamatan Ampek Angkek, Kecamatan Sungaipua, Kecamatan Banuhampu dan Kecamatan IV Koto.

Bantuan tersebut diserahkan Wakil Ketua III BMKM Sumsel Irwansyah Masri kepada Bupati Agam di Mess Pemkab.Agam Belakang Balok, Bukittinggi, Kamis (27/6).

Menurut Irwansyah, bantuan yang disalurkan tersebut, merupakan wujud perhatian dan kepedulian para perantau Minang yang ada di Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang, yang prihatin akan musibah banjir bandang lahar hujan Gunung Marapi yang menyebabkan kerusakan dan korban jiwa yang cukup besar di Kabupaten Agam.

Disebutkan, donasi digalang pengurus BMKM Sumsel sejak informasi terjadinya musibah, tidak hanya berupa dana, tapi berbagai jenis bantuan lain, termasuk pakaian layak pakai untuk para korban terdampak bencana, “ kami berharap, sedikit bantuan yang didonasikan pada perantau itu bermanfaat untuk membantu para korban terdampak, “sebut Irwansyah.

Bupati Agam Dr. H. Andri Warman, yang menerima langsung bantuan dari rombongan BMKM Sumsel itu, mengaku sangat berterimakasih dan memberi apresiasi para perantau yang memberi perhatian luar biasa terhadap warga di kampung halaman.

Hal itu, sebutnya membuktikan, jalinan silaturrahmi dan kedekatan bathin antara ranah dan rantau semakin kokoh apalagi disaat warga di kampung halaman diterpa musibah, “ kami sangat berterimakasih, dan kami pastikan, bantuan yang diserahkan akan bermanfaat maksimal untuk warga terdampak bencana,” tegas Andri Warman.

Dijelaskan Bupati Andri Warman, bencana banjir bandang lahar hujan Gunung Marapi dan banjir bandang Gunung Singgalang yang berdampak di 5 kecamatan itu, menyebabkan 25 warga Agam meninggal dengan kerusakan berbagai sarana-prasarana termasuk rumah warga, “bantuan yang diberikan, jadi sitawa-sidingin bagi warga terdampak bencana di Agam, “sebut Bupati Agam itu lagi.

(HARMEN)

0Shares