Kaba Pemko Bukittinggi

Penutupan TdS 2017 Meriah

Bukittinggi, KABA12.com — Event balap sepeda Internasional Tour de Singkarak 2017 telah melewati etape terakhir. Secara resmi TdS 2017 ini ditutup oleh staff khusus kementrian pariwisata didampingi Wakil Gubernur dan Walikota Bukittinggi.

Tour de Singkarak 2017 diikuti oleh 19 tim dari 13 negara di dunia. Sembilan etape pun telah dilewati para pembalap yang menjajal track menantang di 18 kabupaten kota di Sumatera Barat. Start dari kabupaten Tanah Datar, Tds ke sembilan ini berakhir dan ditutup di kota Bukittinggi.

Walikota Bukittinggi, Ramlam Nurmatias mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi Sumatera Barat, yang mempercayakan grand finish dan closing TdS 2017 di Bukittinggi. Dengan adanya event tersebut akan berdampak positif pada meningkatnya kunjungan pariwisata dan mempengaruhi perekonomian warga.

“Mengenalkan pariwisata Sumbar, khususnya Bukittinggi ke luar negeri harus dengan event besar. Salah satunya Tour de Singkarak yang menjadi brand sport tourism yang mendunia. Tidak dapat dipungkiri, bahwa TdS mempengaruhi tingkat kunjungan ke kota wisata ini,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengapresiasi sambutan masyarakat di setiap daerah terhadap Tour de Singkarak. Kemeriahan pelaksanaan TdS di kabupaten kota yang dilewati pembalap memang menimbulkan efek positif di dunia pariwisata.

“Manfaat TdS memang sangat dirasakan di bidang pariwisata. Salah satu contoh, tahun 2014 tercatat 274 hotel di Sumatera Barat. Namun dalam dua tahun, tepatnya 2016 sudah terdata 339 hotel yang ada di Sumbar. Hal ini membuktikan semakin meningkatnya kepariwisataan Sumbar dan tentunya akan berdampak pula pada perekonomian masyarakat,” ujar Wagub.

Staff Khusus Kementrian Pariwisata, Hari Untoro Derajat, menjelaskan ada tiga poin yang harus diupayakan untuk lebih mengenalkan suatu daerah ke dunia, khususnya di bidang pariwisata. Daerah tersebut harus memiliki nilai wisata sejarah dan didukung dengan wisata kuliner. Upaya promosi dapat dilakukan dengan melaksanakan event besar berskala International.

“Tour de Singkarak menjadi event tahunan yang sudah sembilan kali dilaksanakan secara berturut-turut. Ini tentu memiliki efek besar pada kepariwisataan Indonesia, khususnya Sumatera Barat. Kita akan upayakan pelaksanaannya semakin baik untuk kedepannya. Sumbar sudah mengarahkan pada bingkai yang tepat untuk pengembangan pariwisata,” ungkapnya.

Penutupan TdS 2017 ditandai dengan penyerahan bendera Tour de Singakarak dari Walikota kepada Wakil Gubernur dan diteruskan kepada Kementrian Pariwisata melalui Staff khusus. Penutupan tour de singkarak2017, juga dimeriahkan dengan penampilan band papan atas Indonesia, Bagindas, yang mengguncang Bukittinggi serta dihiasi parade kembang api.

(Ophik)

To Top