Lubukbasung, kaba12.com — Pemkab Agam segera menuntaskan regulasi, pengelola dan sistim yang akan diterapkan dalam pengelolaan berbagai objek wisata yang dibangun pemerintah. Sejauh ini, pasca rampungnya pembangunan berbagai objek wisata yang kini semakin banyak dinikmati masyarakat tersebut, masih belum ditetapkan sistim dan pengelolanya.
Hal itu ditegaskan Sekab Agam M.Dt.Maruhun menjawab kaba12.com di Lubukbasung, terkait dengan semakin tingginya tingkat kunjungan masyarakat di beberapa objek wisata yang sudah selesai dibangun pemerintah, baik di objek wisata Linggai, Sajuta Janjang dan berbagai objek wisata lain.

Sekab.Agam yang memahami kekuatiran masyarakat tersebut, terutama sistim pengelolaan, pengawasan, pemeliharaan objek, keamanan pengunjung, kebersihan dan berbagai aspek lain, yang notabone-nya menjadi acuan mendasar dalam pengembangan beragam potensi wisata di kabupaten Agam yang beragam.
Diyakinkan M.Dt.Maruhun, pihaknya akan segera menuntaskan hal itu, karena diakuinya, itensitas kunjungan masyarakat ke berbagai objek wisata yang kini tengah booming, baik di Sajuta Janjang, Linggai dan kawasan lain, sudah harus ada tim pengelola, sistim dan aturan pengikat lain.

“ Sasarannya, tidak hanya memberi rasa aman dan nyaman pada pengunjung, tapi juga untuk memelihara berbagai potensi wisata yang sudah menghabiskan dana yang cukup besar tersebut, “ tegasnya.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, pasca mulai beroperasinya berbagai kawasan wisata itu, kekuatiran banyak pihak justru mencuat, terutama kaitan dengan pengelolaan parkir, WC umum, keamanan, kebersihan dan hal-hal sensitive lain yang menjadi kunci mempertahankan ikon wisata yang selama ini kerap terabaikan di kabupaten Agam.
HARMEN
