Penemuan Bayi di Lubukbasung, Banyak Yang Berminat Mengadopsi

Lubukbasung, kaba12 — Penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki di salah satu rumah warga di kompleks perumahan Batu Galeh, Manggongg, Lubukbasung mendapat perhatian luas dari banyak pihak. Bahkan, hingga Jumat, (17/3) sudah banyak telepon yang masuk ke RSUD Lubukbasung, Dinas Sosial dan Dalduk-KB-PP-PA Agam, dari pihak-pihak yang berminat untuk mengadopsi sang bayi berambut lebat ini.

Saat dikunjungi Sekab.Agam H.Edi Busti, bersama ketua DWP Agam Ny.El Edi Busti, didampingi para pejabat terkait masing-masing Sekretaris Dinsos Agam Desniwati,SH,MH, Kasi.Rehsos Siti Jauhari, Kadinas.Dalduk-KB-PP-PA Agam Surya Wendri, Kabid.Perlindungan Agam Desnawati, Direktur RSUD Lubukbasung dr.Riko Krisman dan dokter spesialis penyakit dalam yang juga ketua komite medis RSUD Lubukbasung dr.Riko Jamatullah, bayi mungil itu kerap tersenyum sendiri.

Bahkan, sejak informasi penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki ini menyebar dan diberitakan media kaba12.com, banyak respon warga yang berminat mengadopsi sang bayi, sehingga Sekab. Agam Edi Busti menginstruksikan jajaran Dinsos Agam, mempersiapkan proses dan mekanismes yang ada sesuai aturan yang berlaku.

Kepada kaba12, Siti Jauhdari, Kasi.Rehsos dan Desniwati, Sekretaris Dinsos Agam menyebutkan, pihaknya sudah menyiapkan hotline khusus untuk masyarakat terkait dengan proses adopsi, dimana saat ini sesuai aturan terbaru, ada 27 item yang harus dipenuhi calon pengadopsi dan akan ada assestmen khusus yang disetujui banyak pihak.

“ SOP nya sudah ada, dan kita akan membantu penangananya secara maksimal, termasuk akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian sampai proses penetapan administrasi kependukungan di pengadilan, “ jelas Siti Jauhari.

Ditegaskan, seusai instruksi Bupati melalui Sekab.Agam,sang bayi yang sudah ada namanya di kertas wasiat itu, akan ditangani oleh Dinas Sosial Agam, berkoordinasi bersama RSUD Lubukbasung untuk memantau perkembangan kesehatan sang bayi dan pengawasan oleh Lembaga Perlindungan Anak Agam (LPAA).

“ Sesuai pesan bupati Agam, bayi ini harus mendapatkan perhatian khusus. Tidak ada anak yang terlantar di kabupaten Agam, “ tegas Edi Busti, Sekab.Agam.

Penemuan bayi mungil yang kini dalam perawatan di incubator menyedot perhatian banyak pihak, bahkan di berbagai media sosial jadi berita viral, usai diberitakan media ini.

HARMEN

0Shares