Kaba Terkini

Pemnag Paninjauan Gelar Sosialisasi Vaksinasi Covid-19

Paninjauan, KABA12.com — Pemerintah Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam menggelar sosialisasi vaksinasi Covid-19 di aula kantor walinagari, Jum’at (1/10). Sosialisasi itu dilaksanakan dalam rangka mengajak masyarakat untuk menjalani vaksinasi, serta mencegah informasi hoax soal vaksin.

Kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber di beberapa bidang yaitu pemerintah kecamatan, Polsek Tanjung Raya, dan Puskesmas Pasar Ahad.

Walinagari Paninjauan Tomi Candra Putra mengatakan, pihaknya sengaja melaksanakan sosialisasi ini lantaran masih banyak masyarakat yang belum paham tentang tujuan dan manfaat vaksinasi Covid-19. Selain itu, ia mengakui bahwa rendahnya persentase vaksinasi bagi masyarakat disebabkan oleh banyaknya berita bohong/hoax soal vaksin yang beredar di media sosial.

“Untuk itu, kita melaksanakan sosialisasi dengan menghadirkan pemateri yang ahli di bidangnya agar masyarakat bisa lebih tau dan paham akan pentingnya menjalani vaksinasi di masa Covid-19,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai upaya meningkatkan percepatan vaksinasi, pihaknya berencana akan mengadakan gebyar vaksinasi massal di Pasar Paninjauan pada Jum’at, 8 Oktober. Kegiatan tersebut nantinya akan bekerjasama dengan pihak pemerintah kecamatan, kepolisian, dan puskesmas.

“Kita sudah menjadwalkan kegiatan vaksinasi massal digelar pada 8 Oktober mendatang. Kita berharap antusias masyarakat untuk divaksin meningkat, sehingga dapat terhindar dari paparan virus Corona,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Tanjung Raya Handria Asmi meminta masyarakat untuk tidak percaya terhadap berita hoax soal vaksin yang beredar. Menurutnya, maraknya informasi bohong itu menjadi salah satu faktor rendahnya tingkat vaksinasi bagi masyarakat.

“Kami menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak percaya dengan berita hoax yang beredar soal vaksin. Karena vaksin Covid-19 yang diberikan pemerintah sudah dijamin sehat, aman, dan halal,” katanya.

Disamping itu, Handria juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi menjalani vaksinasi dalam rangka meningkatkan kekebalan tubuh, serta mendukung program pemerintah dalam mengatasi pandemi.

“Mari bersama-sama kita ikuti vaksinasi agar pandemi ini segera berakhir,” ucapnya.

Wakapolsek Tanjung Raya Iptu Akhiruddin menjelaskan, setiap orang usia 12 tahun ke atas
saat ini telah menjadi target sasaran vaksinasi Covid-19. Mereka yang menjadi target sasaran itu wajib mengikuti vaksinasi, kecuali berhalangan karena faktor kesehatan yang tidak memungkinkan untuk divaksin.

Ia mengatakan, setiap orang yang menjadi target sasaran vaksinasi, dan menolak untuk divaksin maka akan diberi sanksi sesuai dengan isi Perpres No 14 tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 99 tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.

Akhiruddin menambahkan, pada Pasal 13A ayat (4) Perpres No 14 tahun 2021 disebutkan, bahwa setiap orang yang ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin Covid-19 yang tidak mengikuti vaksinasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat dikenakan sanksi administratif, berupa penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial, penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintahan, hingga sanksi denda.

“Maka dari itu, vaksinasi ini wajib diikuti oleh setiap orang yang menjadi target sasarannya. Bagi yang menolak, maka akan dikenai sanksi sesuai isi yang tercantum pada Perpres tersebut,” jelasnya.

Kepala Puskesmas Pasar Ahad, Azra Nofrizal mengatakan, Kabupaten Agam merupakan salah satu daerah terendah tingkat capaian vaksinasi Covid-19 di Sumatera Barat. Bahkan, Agam sempat menduduki level kedua terendah di Sumbar dalam capaian vaksinasi tersebut.

Ia juga mengakui, rendahnya tingkat vaksinasi karena beberapa faktor salah satunya banyaknya berita hoax yang beredar soal vaksin.

“Mudah-mudahan dengan acara sosialisasi ini masyarakat bisa lebih paham tentang tujuan vaksinasi Covid-19, sehingga capaian persentase vaksinasi bisa lebih meningkat. Kita berharap, masyarakat mau untuk ikut divaksin untuk meningkatkan kekebalan tubuh atau herd immunity,” katanya.

(Bryan)

To Top