Pemko Siapkan Media Tradisional Terbaik Bukittinggi 2019

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah kota Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika selalu berupaya untuk melestarikan nilai-nilai tradisi dan kebudayaan di tengah perkembangan dunia teknologi yang begitu pesat dewasa ini.

Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan Pemilihan Media Tradisional Terbaik Tingkat Kota Bukittinggi Tahun 2019, yang mulai disosialisasikan di Aula Balaikota, Selasa (16/04).

Kadis Kominfo Bukittinggi, melalui Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Watti Dewita, mengatakan, Media tradisional merupakan media alternatif untuk menyampaikan pesan pemerintah kepada masyarakat.

“Media tradisional diyakini mampu menjembatani informasi pemerintah kepada masyarakat akar rumput. Sebab, dirasa akan lebih ‘renyah’ dibandingkan informasi melalui media formal,” ujarnya.

Berbeda dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, pembinaan Kelompok Media Tradisional dilakukan dari segi penampilan dan kebudayaannya, Dinas Komunikasi dan Informatika lebih menitikberatkan kepada pesan dan cara penyampaian pesan kepada para penonton atau masyarakat.

“Kami menginginkan kelompok media tradisional mampu menyuguhkan sebuah pertunjukan seni drama, musik dan tari yang menyatu sehingga masyarakat menyaksikan sebagai alur cerita yang utuh dan menarik serta memahami secara baik pesan yang disampaikan,” lanjutnya.

Watti Dewita, menambahkan, sosialisasi yang dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan terhadap Kelompok Media Tradisional di Kota Bukittinggi, memberikan pemahaman kepada peserta sosialisasi tentang pengertian dan maksud kegiatan Pembinaan Media Tradisional oleh Dinas Komunikasi dan Informatika serta mensosialisasikan petunjuk pelaksanaan sebagai panduan teknis dalam pelaksanaan Pemilihan Media Tradisional Tingkat Kota Bukittinggi Tahun 2019 yang akan dilaksanakan.

Assisten Pemerintahan Sekdako Bukittinggi (Assisten I), Noverdi, menyampaikan, kegiatan ini terkait dengan media tradisional. Saat ini informasi sangat berkembang, informasi dari internet sangat mudah diakses. Kemajuan teknologi di satu sisi memberi arti dan dampak positif, namun disisi lain memberi dampak negative. Karena itu Noverdi mengajak masyarakat agar dapat memilah dan memilih mana informasi positif yang bermanfaat bagi diri masyarakat.

“Kemajuan teknologi itu perlu disikapi bagaimana media tradisional yang sudah ada tidak tertinggal dari kemajuan zaman. Jadi ini bagaimana kita mengemas ide ide dan informasi melalui media tradisional. Saat ini masyarakat menggemari informasi yang cepat dan tepat. Disinilah dibutuhkan kreatifitas kita untuk bisa menampilkan pesan di dalam media tradisional yang disukai oleh masyarakat zaman sekarang atau millenial. Dengan kemajuan informasi dan teknologi sehingga kita mengemas bagaimana media tradisional kita dapat memberikan arti. Kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan media tradisional kita,” ungkapnya.

Dalam sosialisasi itu, diisi juga materi oleh narasumber Ny. Yesi Endriani Ramlan Nurmatias selaku Koordinator Forum Metra Kota Bukittinggi, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat, Rizal Tanjung selaku Budayawan Sumbar dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi.

Sementara peserta terdiri dari sanggar Binaan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Sanggar Binaan TP-PKK Kelurahan dan Kelompok Ekstrakurikuler Sekolah Menengah di Kota Bukittinggi.

(Ophik)

0Shares