Pemkab Tanahdatar Jalin Kerjasama Dengan STP NHI Bandung

Bandung, KABA12.com — Pemerintah Kabupaten Tanahdatar menjalin kerjasama dengan berbagai pihak termasuk salah satunya dengan Sekolah Tinggi Pariwisata National Hotel Institute (STP NHI) Bandung agar sektor pariwisata benar-benar menjadi multiplier effect peningkatan ekonomi masyarakat.

Bertempat di kampus STP NHI Bandung, Selasa (07/08), Bupati Tanahdatar Irdinansyah Tarmizi bersama Plt. Ketua STP NHI Bandung Faisal atas nama lembaga masing-masing sepakat menjalin kerjasama yang dituangkan dalam Kesepakatan Bersama untuk Percepatan Pengembangan Destinasi Wisata Kabupaten Tanahdatar.

Bupati Irdinansyah dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangga atas respon baik STP NHI Bandung atas kesediaannya membantu Tanahdatar memajukan sektor pariwisata melalui keunggulan yang dimilikinya.

“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan terima kasih kepada STP NHI Bandung atas kerjasama ini, hal ini sangat berarti untuk membantu pengelolaan pariwisata di Tanahdatar,” sampai bupati.

Dijelaskan bupati, Tanahdatar ingin mewujudkan visi pembangunan pariwisata daerah yakni Tanahdatar sebagai destinasi utama pariwisata berbasis budaya dan ekonomi kreatif.

Hal yang terjadi selama ini jelas bupati, Tanahdatar dengan modal dasar di bidang kepariwisataan baru sebatas daerah persinggahan belum menjadi tujuan utama, ditandai tidak banyak wisatawan yang berlama-lama di Tanahdatar.

“Melihat kecenderungan hari ini, sektor pariwisata telah menjadi sektor primadona ditambah dampak promosi gratis hingga ke mancanegara dengan dinobatkan nagari Tuo Pariangan sebagai salah satu desa terindah di dunia serta telah berdirinya hotel bintang 4 yang bernama Hotel Emersia Batusangkar, membuat wisatawan semakin banyak berkunjung dan kondisi ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” tutur bupati.

Menyadari keterbatasan SDM yang dimiliki, pemerintah daerah perlu merangkul pihak luar bagaimana sektor pariwisata bisa dikelola dengan baik, masyarakat menjadi masyarakat yang sadar wisata dan nantinya memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

Plt Ketua STP NHI Bandung Faisal menyambut baik kerjasama yang terjalin antara kedua pihak. “Kami sangat terbuka untuk menjalin kerjasama dengan pihak manapun dan kami melihat semangat ini ada pada Pemerintah Daerah untuk pengembangan sektor pariwisata,” apresiasi Faisal.

Ditambahkan, STP NHI Bandung sebagai institusi pendidikan tentunya mempunyai Tri Darma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengembangan serta pengabdian masyarakat. “STP NHI Bandung siap membantu Pemkab Tanahdatar mengembangkan pariwisata,” kata Faisal lagi yag didampingi jajaran STP NHI Bandung.

Lebihlanjut ia menjelaskan, membangun pariwisata selain punya perencanaan yang baik, yang terpenting itu adalah “hospitality” atau keramahtamahan atau sopan santun terbangun dengan baik di semua unsur, “banyak success story di luar sana, alamnya biasa-biasa saja tapi ketika dikemas dengan memasukkan nilai hospitality secara komprehensif ke seluruh unsur di dalamnya, menjadi objek wisata yang luar biasa dan memberi kesan mendalam bagi wisatawan, nilai-nilai hospitality inilah yang kami tanamkan kepada anak didik,” urainya.

Faisal secara sekilas memaparkan STP NHI Bandung yang berdiri tahun 1959 merupakan perguruan tinggi di bawah binaan Kementerian Pariwisata dan STP tertua dibanding 5 STP lainnya yang berada di Medan, Palembang, Makasar, Bali dan Lombok. Memiliki 14 program, mulai dari Diploma 3, Diploma 4, S1 Pariwisata dan Pascasarjana dengan jumlah mahasiswa 2.246 mahasiswa, STP NHI Bandung memiliki seleksi yang sangat ketat, terbukti dari peminat yang berjumlah 4.859 orang, yang dapat diterima hanya 697 orang atau 14,84 persen.

Kadis Parpora Edi Susanto menambahkan, kerjasama ini meliputi penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan di bidang kepariwisataan bagi aparatur daerah, pelaku usaha dan masyarakat, pelaksanaan penelitian, pemberdayaan dan pengabdian masyarakat di bidang kepariwisataan untuk mengembangkan sektor kepariwisataan yang meliputi sosial, ekonomi, budaya, lingkungan hidup dan memanfaatkan sumberdaya lokal, dan pengembangan kualitas penyelenggaraan kepariwisataan di Kabupaten Tanahdatar dalam rangka meningkatkan daya saing daerah.

“Kita berharap dengan MoU ini segera bisa kita tindak lanjuti dengan kerjasama dalam bentuk pelatihan kepariwisataan, serta kita juga berharap ada anak Tanahdatar yang kuliah di STP NHI Bandung ini,” sebut Edi Susanto.

(Jaswit)

0Shares