Pemkab.Agam Kaji Rencana Pembelian Mobnas, Dr.M.Lutfie : Kepentingan Masyarakat Prioritas Utama

Lubukbasung,kaba12 — Pemkab.Agam tengah mengkaji rencana pembelian 2 mobil dinas baru yang sudah dialokasikan dan disahkan dalam APBD 2026 yang saat ini justru dipertanyakan beberapa anggota DPRD Agam dan dikonsumsi public sebagai hal yang menyalahi ketentuan yang berlaku.

Bahkan, rencana pembelian 2 armada mobnas jenis SUV ( minibus) juga belum diagendakan secara khusus oleh secretariat pemerintah daerah dibawah Sekda.Agam selaku pengguna anggaran, termasuk peruntukannya, seperti yang disebut-sebut akan diproyeksikan untuk Ketua TP.PKK (istri bupati) dan Ketua GOW ( istri wakil bupati), namun dalam ketetapan yang sudah dirancang, rencana pembelian 2 kendaraan itu, untuk operasional pemerintah daerah, yang peruntukannya akan ditetapkan oleh Sekab.Agam selaku pengguna anggaran.

Hal itu, tersimpul dalam Jumpa Pers yang digelar khusus Pemkab.Agam, Sabtu, (7/2/2026) sore di aula utama kantor Bupati Agam, Padang Baru, Lubukbasung yang dipimpin Sekab.Agam Dr.M.Lutfie, didampingi Asisten III Sekab.Agam Syatria,S,Sos,Msi, Kadinas Kominfo Roza Syefridianti, SSTP,Msi, Kadinas Sosial Villa Erdi,S,Sos,Msi, Kabid.KIP Diskominfo Agam Eki Marlinda dan juga plt.Kabag.Pro-KP Sekab.Agam, bersama puluhan awak media yang bertugas di Kabupaten Agam.

Terkait dengan rencana pengadaan 2 mobnas yang beberapa waktu belakangan menjadi polemic ditengah masyarakat dan viral di media sosial, Sekab.Agam Dr.M.Lutfie, mengaku enggan untuk saling beradu argument, namun pemerintah daerah berkewajiban untuk menjelaskan kepada masyarakat, sebagai wujud transparansi dan keterbukaan informasi public.

Secara detail Dr.M.Lutfie, menjelaskan runut proses pembahasan rencana pembelian mobnas tersebut, alokasi anggaran dan pengesahan bersama yang dilakukan pemerintah bersama DPRD Agam, “intinya secara proses dan prosedur tidak ada yang menyalahi, bahkan semua rencana kegiatan pemerintah justru sudah terdata dalam aplikasi.

Bahkan, dengan tegas Dr.M.Lutfie, menyebut terkait tugas pengadaan mobnas Pemkab.Agam, sepenuhnya berada dibawah tanggungjawab Sekretaris Daerah dan sama sekali tidak berkaitan dengan Bupati atau Wakil Bupati Agam, atau pihak lain.

“Rencana itupun belum ada pembahasan, karena kita lebih focus pada penanganan dampak bencana, karena kepentingan masyarakat menjadi prioritas utama Pemkab.Agam, “tegas Pemkab.Agam.

Secara khusus, Sekab.Agam itu, berharap, polemic soal rencana pembelian mobnas bisa difinalkan, karena Pemkab.Agam pun, tengah melakukan kajian terhadap rencana pembelian mobnas tersebut.

“ Kami berharap, seluruh elemen yang ada dalam masyarakat Kabupaten Agam, memberi dukungan penuh pada Pemkab.Agam dalam upaya penanganan dampak bencana,dalam masa transisi pemulihan, apalagi menghadapi bulan suci Ramadhan dan langkah-langkah lain untuk kepentingan masyarakat luas, “ajaknya.

(HARMEN)

0Shares