Malalak, kaba12.com — Pembersihan material longsor di jalur jalan propinsi Sicincin-Malalak-Balingka (SIMAKA) hingga Sabtu,(28/11) masih berlangsung. Volume longsor yang sangat besar, menyebabkan 4 alat berat yang dikerahkan harus bekerja ekstra sejak Jumat kemarin.
Akibat pembersihan endapan material longsor tersebut, ruas jalan SIMAKA masih ditutup bahkan penutupan itu sendiri sudah diberlakukan sejak Kamis sore, menyusul masih tingginya curah hujan dan potensi longsor di jalur jalan Bukik Baapik, Malalak.
Camat Malalak Ricky Eka Putra menjawab kaba12.com menyebutkan, proses pembersihan material longsor hingga Sabtu sore masih berlangsung, karena volume longsor sangat besar, akibat longsoran yang terjadi Jumat pagi kemarin.

Untuk penanganan pasca longsor, pihaknya sudah berkoordinasi dengan DPUTR Sumbar dan sudah dikerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang memutuskan akses jalan utama SIMAKA tersebut.
“ Ruas jalan masih ditutup, untuk mengantisipasi dampak terhadap pengguna jalan, karena potensi longsor masih tinggi akibat curah hujan masih tinggi, “ sebut Ricky Eka Putra.
Diyakinkan, sesuai koordinasi pihaknya dengan unsur terkait di DPUTR Sumbar, proses pembersihan diupayakan segera tuntas, jika cuaca mendukung, karena dikuatirkan di beberapa titik, ancaman longsor masih tinggi, “ kita berharap, jalur SIMAKA itu bisa kembali normal,” harap camat Malalak itu lagi.
Longsor yang terjadi di wilayah Malalak, sudah mulai terjadi Rabu lalu, saat material lumpur dan batu-batu kecil mulai turun di lokasi yang sebelumnya juga pernah dilanda longsor. Ancaman longsor makin tinggi pasca hujan lebat Kamis lalu yang menyebabkan ambruknya tebing di atas permukaan jalan yang diprediksi akan memicu longsor sebelumnya.
HARMEN
