Pelatihan TKM Ciptakan Banyak Peluang Usaha

Tiku, KABA12.com — Berdasarkan data BPS Provinsi Sumbar tahun 2018, jumlah UKM sebanyak 548.781. Daerah dengan besaran jumlah kedua terbanyak adalah Kabupaten Agam setelah Kota Padang.

Dengan kondisi tersebut, pihak Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Kabupaten Agam dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumbar menciptakan dan memperluas kesempatan kerja disetiap daerah.

“Maka kita sangat berharap tiap daerah membuat kebijakan dalam menciptakan pola perluasan kesempatan kerja, salah satunya melalui Tenaga Kerja Mandiri (TKM),” katanya

Hal itu dilakukan agar semakin banyak terciptanya lapangan pekerjaan yang nantinya akan mengurangi masalah pengangguran yang masih terus bertambah ditandai dengan rendahnya penyerapan tenaga kerja pada sektor formal.

Menurut Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumbar, Wilson, saat ini tercatat angkatan kerja di Sumbar pada Februari 2019 sebanyak 2,69 juta jiwa.

Menurun sebanyak 5523 orang dibanding Februari 2018. Sedangkan tingkat partisipasi angka kerja pada bulan Februari 2019 tercatat 70,27 persen. Artinya, pertumbuhan ekonomi di Sumbar membaik karena pengangguran terbuka menurun menjadi 5,29 persen pada Februari 2019.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Kabupaten Agam, Jetson, Usaha Mikro Kecil di Kabupaten Agam terbesar ke-dua di Sumbar. Menurutnya, ini merupakan peluang untuk membangkitkan ekonomi sekaligus bumerang bagi daerah kalau tidak bisa mengembangkan secara maksimal.

“Namun, berdasarkan survey bahwa ibu-ibu di Agam mayoritas memiliki keterampilan usaha di rumah tangganya. Minimal keterampilan menjahit atau membuat olahan makanan. Apabila mereka bisa memanfaatkan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh maka potensi yang mereka miliki akan bernilai ekonomis sehingga menambah pendapatan keluarga,” jelasnya.

(Virgo/*)

0Shares