Pekat Agam Galang Peduli Tsunami Selat Sunda

Lubukbasung, kaba12.com.— Dampak bencana gempa dan tsunami di Selat Sunda, propinsi Banten dan Lampung, Minggu malam mengundang perhatian khusus banyak kalangan.

Bahkan, kalangan organisasi PEKAT Kabupaten Agam langsung bergerak menghimpun empati masyarakat dengan menggalang dukungan bantuan dari masyarakat kecamatan Lubukbasung, Selasa,925/12).

Penggalangan dana spontan dilakukan di jalan-jalan utama kota Lubukbasung, termasuk di Pasar Balai Salasa, Lubukbasung melibatkan seluruh personil DPD PEKAT Agam, yang dipimpin beberapa unsur pimpinan organisasi tersebut.

Seperi disebutkan Fatmiarti, Ketua Bidang Pemerhati Perempuan dan Anak bersama Ardiman, ketua PEKAT Agam, program peduli Tsunami Selat Sunda itu, merupakan salah satu wujud tanggungjawab dan kepedulian PEKAT Agam dalam masalah-masalah sosial yang terjadi ditengah masyarakat secara nasional, termasuk berbagai masalah bencana yang terjadi beberapa waktu belakangan di Indonesia.
Ditambahkan, menyusul bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi beberapa hari lalu, mengetuk hari jajaran pengurus dan anggota DPD PEKAT Agam untuk bergerak membantu para korban pasca musibah, dengan cara pengumpulan sumbangan spontan dari berbagai komponen masyarakat.

Untuk tahap awal, DPD PEKAT Agam sengaja turun ke jalan, menghimpun sumbangan dari masyarakat, dan dijadualkan sumbangan tersebut akan dihimpun selama 1 minggu, “ anggota PEKAT akan turun ke seluruh wilayah kabupaten Agam menggalang berbagai jenis sumbangan dari masyarakat, “ sebut Fatmiarti.

Dijelaskan, sumbangan itu dihimpun dari masyarakat, tidak hanya berupa uang tunai, tapi juga berbagai jenis sumbangan lain yang intinya dapat membantu masyarakat, khususnya para korban yang terdampak tsunami di Selat Sunda tersebut, “ kami berupaya berperan, membantu para korban yang terdampak bencana, dengan harapan, bantuan yang kami himpun bisa sedikit meringankan beban para korban, “ ulasnya.

Dijajdualkan, sumbangan yang dihimpun DPD PEKAT Agam itu akan langsung didistribusikan ke lokasi bencana di Banten dan Lampung, termasuk akan menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga sosial yang ada di kabupaten Agam, agar pemberian bantuan bisa lebih maksimal.

(ARDI)

0Shares