Lubukbasung,kaba12 — Ribuan warga Kabupaten Agam memadati jalanan utama untuk menyaksikan kemeriahan pawai budaya Allogaris yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Agam dalam rangka peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Senin (18/8).
Pawai ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan semangat kebersamaan dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari lembaga pendidikan, instansi pemerintahan, hingga komunitas lokal.
Antusiasme luar biasa tampak dari para peserta pawai yang datang dari berbagai jenjang pendidikan, PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Mereka tampil dengan ragam kostum dan atraksi unik, menampilkan kekayaan budaya serta kreativitas siswa-siswi.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah partisipasi dari salah satu Sekolah Dasar yang menampilkan kostum daur ulang berbahan sampah plastik bekas.
Seorang siswi tampil memukau dengan gaun besar berwarna hitam keemasan, dihiasi dengan elemen dekoratif menyerupai sayap dan mahkota, semuanya dibuat dari bahan olahan limbah seperti plastik kresek dan sendok plastik. Keunikan ini pun mendapatkan banyak pujian dari penonton.
“Ini bukan hanya kreatif, tapi juga memberikan pesan penting tentang kepedulian lingkungan. Anak-anak sudah diajarkan sejak dini untuk berinovasi sambil tetap menjaga alam,” ujar salah satu orang tua yang menyaksikan pawai.

Bupati Agam, Benni Warlis yang turut hadir dalam pawai, mengapresiasinya terhadap semangat para peserta dengan mengajak bersalaman serta berfoto bersama.
Selain sebagai bentuk perayaan kemerdekaan, pawai Allogaris juga berhasil menjadi ajang edukasi dan hiburan bagi masyarakat luas. Ribuan penonton memadati trotoar, bersorak dan mengabadikan setiap momen menarik dalam pawai.
Pawai ini ditutup dengan penampilan dari komunitas-komunitas lokal yang menampilkan kesenian tradisional dan parade kostum unik.
(TAUFIQ)
