Kreativitas Siswa Warnai Pawai Allegoris Pemkab Agam, Kostum Dari Bahan Bekas Curi Perhatian

Lubukbasung, kaba12 — Pawai Allegoris yang digelar Pemerintah Kabupaten Agam dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia menjadi ajang unjuk kreativitas luar biasa dari para siswa berbagai jenjang pendidikan.

Salah satu yang paling mencuri perhatian publik adalah tampilan unik dari siswa-siswi Sekolah Dasar yang menghadirkan kostum spektakuler berbahan daur ulang.

Seorang siswi tampil anggun mengenakan gaun berwarna hitam emas, lengkap dengan sayap dan mahkota besar yang seluruhnya terbuat dari plastik bekas, sendok plastik, serta bahan daur ulang lainnya.

Penampilannya tak hanya memukau secara visual, tapi juga menyampaikan pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan.

“Anak-anak ini sangat kreatif. Dari bahan-bahan sederhana dan bekas pakai, mereka bisa menciptakan karya seni yang layak tampil di depan umum. Ini luar biasa,” ujar salah satu penonton yang menyaksikan dari tepi jalan.

Kostum daur ulang tersebut adalah hasil kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua. Selain memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kegiatan ini juga melatih keterampilan seni, inovasi, dan kepedulian terhadap sampah di lingkungan sekitar.

Selain SD tersebut, sekolah-sekolah lain juga menampilkan berbagai tema budaya lokal, pakaian adat, hingga atraksi seni seperti tarian dan marching band.

Antusiasme siswa sangat tinggi, terlihat dari persiapan yang matang dan semangat saat tampil di depan ribuan warga yang memadati rute pawai.

Bupati Agam, Benni Warlis, yang turut menyaksikan langsung jalannya pawai, menyaksikan dengan rasa bangganya atas keterlibatan pelajar atas kreativitas yang ditampilkan siswa-siswi yang menunjukkan potensi luar biasa.

Pawai allegoris 2025 tak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tapi juga menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda Agam untuk menunjukkan kepedulian, kecintaan terhadap budaya, dan semangat inovasi sejak dini.

(TAUFIQ)

0Shares