Lubukbasung, kaba12 — Pasca survei Bupati Agam Dr.Andri Warman ke lokasi longsor dampak perpindahan aliran sungai Batang Lolo, Sungai Jariang, Lubukbasung, tim PSDA DPUTR Agam siap menurunkan alat berat untuk proses normalisasi aliran sungai tersebut.
Bahkan diyakinkan, sesuai hasil kajian tim tekhnis dan koordinasi dengan unsur terkait, DPUTR Agam, sudah merumuskan langkah-langkah untuk menggarap proses normalisasi sungai Batang Lolo, dengan mengembalikan aliran air ke posisi awal, menggunakan alat berat.
Hal itu disebutkan Ermon Triyoga, Kabid.PSDA DPUTR Agam didampingi Masnal, Kasi.Irigasi dan stafnya Amrizal, saat berdiskusi dengan tim BPBD Agam dipimpin Bambang Warsito, Kabid.RR Artinoval, dan Kabid.KL Ichwan Pratama Danda, usai survei di aliran sungai Batang Lolo, Selasa, (21/2).

Disebutkan Erwon Triyoga, pihaknya secara prinsip siap melaksanakan kegiatan di lapangan, termasuk segera menurunkan alat berat ke lokasi aliran sudah yang akan ditata kembali tersebut, karena secara tekhnis, pihaknya sudah memahami mekanisme dan alura kerja yang akan dilakukan.
Namun, Kabid.PSDA DPUTR Agam itu meyakinkan, pihaknya meminta dukungan pada unsur terkait di lapangan, terutama untuk kegiatan di lapangan, dengan pengaturan area yang akan ditata, pembebasan lahan yang bakal terdampak pengerusakan alat berat dan pengaturan lain di lapangan, “ secara tekhnis, kami siap. Alat berat bersama perangkat pendukung kita kita turunkan dalam rangka penanganan darurat, “ sebut Ermon Triyoga lagi.
Dilain pihak, Bambang Warsito, kepala BPBD Agam berharap, untuk pembebasan dan pengaturan di lapangan, pihak pemerintah nagari persiapan Sungai Jariang Lubukbasung bersama unsur yang ada , termasuk ketua RK Sungai Jariang dan tokoh masyarakat, bisa membantu di lapangan, karena upaya penanganan harus segera dilakukan untuk mengantipasi dampak yang lebih parah.
“ Kita berharap, pengerjaan normalisasi aliran sungai Batang Lolo bisa segera dilakukan tim terkait, terutama dalam mengantisipasi ancaman ambruknya dua lokasi yang paling rawan, baik ancaman ambruknya tower SUTET PLN dan kompleks TPU Pemkab.Agam di Kampuang Baru Sungai Jariang, “ ulas Bambang Warsito.
HARMEN
