Tiku, kaba12.com — Warga Jorong Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara geger, menyusul berhasil ditangkapnya 6 ekor buaya oleh petugas kebun plasma KUD Tiku V Jorong di Muaro Putuih, Senin, (20/2) malam.
Enam ekor buaya muda yang berhasil ditangkap itu, langsung diikat warga agar tidak kembali lepas dan diserahkan pada petugas Satpol Air Polres Agam di Muaro Putuih, untuk diamankan bersama petugas BKSDA Agam.
Penangkapan 6 ekor buaya yang masuk ke areal perkebunan kepala sawit plasma tersebut, dibenarkan Agusmaidi Sidi Bandaharo, tokoh masyarakat Nagari Tiku V Jorong menjawab kaba12 via ponselnya Selasa, (21/2).
Dijelaskan Agusmaidi Sidi Bandaharo yang juga sekretaris KAN Tiku V Jorong itu, penangkapan buaya yang berkeliaran di kebun kelapa sawit itu, merupakan upaya antisipasi yang dilakukan warga bersama petani kelapa sawit, agar tidak berdampak kepada masyarakat yang beraktivitas secara rutin di areal perkebunan itu.
Penangkapan buaya itu sendiri, ulas Agusmaidi Sidi Bandaharo, sudah dikoordinasikan dengan petugas BKSDA Agam dan personil Satpol.Air Polres Agam yang bermarkas di Muaro Putuih, karena upaya penangkapan itu, merupakan langkah paling aman, untuk mengantisipasi dampak amukan buaya pada warga termasuk anak-anak.
“ Saat ini, keenam ekor buaya itu sudah diserahkan pada petugas Satpol.Air Polres Agam untuk dipindakan ke lokasi yang lebih aman, “ sebutnya.
Informasi yang diperoleh kaba12, keberadaan buaya di wilayah Tiku V Jorong sudah semakin berkembang, bahkan di 3 jorong dalam nagari tersebut, sudah menjadi habitat paling besar di wilayah kabupaten Agam, karena wilayah itu merupakan muara dari berbagai sungai besar yang ada di kawasan Barat Kabupaten Agam, sehingga menjadi habitat dan tempat perkembangbiakan paling nyaman bagi binatang ampibi tersebut.
HARMEN