Pasca Hantaman Petir, Rocky Dirawat Intensif di RSUD Lubukbasung

Lubukbasung, kaba12 — Musibah hantaman petir yang menyebabkan Jhon Herianto, (58) warga Pasar Baringin, Jorong II Balai Ahad, Nagari Lubukbasung meninggal di tempat Jumat, (17/3) sore tadi, mengundang duka mendalam bagi warga setempat.

Pasalnya, musibah hantaman petir dahsyat yang muncul tiba-tiba itu memicu trauma bagi warga khususnya bagi para petani yang saat ini tengah mengolah areal persawahan mereka.

Sementara 1 korban lainnya, Rocky, (28) warga Silayang, Jorong Parik Panjang itu, yang pingsan akibat terjangan petir dahsyat itu, kondisinya sudah mulai membaik dan masih mendapat perawatan intensif di RSUD Lubukbasung.

Informasi terkini yang diperoleh kaba12 dari Wali Jorong II Balai Ahad Nagari Lubukbasung David Ricar Zoni, menyebutkan, jenazah korban Jhon Herianto sudah dibawa keluarganya untuk disemayamkan di rumah duka di Pasar Baringin, sementara korban Rocky masih dirawat di RSUD Lubukbasung.

Dijelaskan, sambaran petir dahsyat yang terjadi Jumat sore sekitar pukul 16.10 WIB itu, diawali hujan yang mengguyur wilayah Subarang Tangah, Jorong II Balai Ahad, Lubukbasung.

Dua korban yang sebelumnya tengah bekerja di sawah, berupaya berteduh ke pondok sawah tak jauh dari lokasi tempat bekerja. Saat akan mendekati pondok, terdengar petir dahsyat menggelegar yang langsung menghantam lokasi pondok tersebut.

Diduga akibat kuatnya hantaman, tubuh keduanya ikut tersengat aliran listrik berkekuatan tinggi yang dibawa petir itu, sehingga Jhon Herianto langsung tewas di tempat, sementara Rocky tak sadarkan diri.

Disebutkan David Ricar Zoni, dari hari pemeriksaan medis, terlihat ada bekas luka menghitam di sekitar paha kedua korban, yang diduga akibat sambaran petir tersebut.

” Kami bersama warga sangat berduka atas musibah itu. Kami akan terus pantau perkembangan kondisi kesehatan Rocky, ” sebut David Ricar Zoni, wali jorong II Balai Ahad Lubukbasung.

HARMEN

0Shares