Pasca Banjir Bandang Sungai Rangeh,69 Warga Masih Mengungsi

Bayua, kaba12 — Sebanyak 69 warga masih mengungsi di kantor Walinagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya pasca banjir bandang yang terjadi Minggu, (10/12). Para pengungsi yang rumahnya hancur diterjang banjir dan tanah longsor yang mendera wilayah itu pasca hujan lebat yang melanda kawasan tersebut.

Bahkan, sepekan pasca banjir bandang, BPBD Agam,pemerintah nagari Bayua dan kecamatan Tanjung Raya berupaya maksimal memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi sesuai pesan Bupati Agam saat meninjau lokasi pengungsian Minggu lalu.

Seperti halnya Jumat, (15/12) malam Kepala BPBD Agam Bambang Warsito bersama Kabid. PK Gusmartahadi, Walinagari Bayua, dan unsur terkait lain, menggelar evaluasi kegiatan penanganan 69 pengungsi yang masih bertahan di kantor walinagari termasuk langkah-langkah penanganan yang akan dilakukan.

Kepada kaba12, Bambang Warsito menyebutkan sampai saat ini, pihaknya masih mengamankan 69 pengungsi yang rumahnya terdampak banjir bandang di kantor walinagari Bayua, dimana untuk kebutuhan dasar diyakinkan terpenuhi dengan baik, terutama untuk logistic dan makan minum.

Disebutkan, pihaknya bersama tim gabungan masih melanjutkan proses pembersihan material kayu yang menutupi aliran sungai Sabtu besok, termasuk pembersihan rumah warga yang dipenuhi lumpur akibat banjir bandang, serta pasokan ari bersih untuk posko penanganan pasca bencana banjir bandang di kantor walinagari.

“ Kita berupaya maksimal memenuhi kebutuhan dasar, pengawasan kesehatan dan hal-hal lain untuk para pengungsi, selain penanganan lanjutan dampak bencana banjir bandang, “ jelas Bambang Warsito.

Bencana banjir bandang yang mendera wilayah Jorong Sungai Rangeh,Nagari Bayua, kecamatan Tanjung Raya, yang merusak puluhan rumah, mushalla, sarana jalan, jembatan, bahkan awalnya membuat 128 warga mengungsi yang diamankan di 3 lokasi. Saat ini, jumlah pengungsi sudah berkurang menjadi 69 orang.

(HARMEN)

0Shares