Lubukbasung,kaba12 — Warga yang bermukim di kompleks perumahan belakang gedung DPRD Agam protes keras PDAM Agam menyusul terputusnya suplai air ke rumah-rumah warga sejak Kamis, (28/5/2026) pagi. Warga setempat bereaksi, karena secara bersamaan, warga menggelar pemotongan hewan qurban di kompleks tersebut.
Bahkan, laporan dan reaksi warga pada jajaran PDAM Agam sejak Kamis pagi, justru tidak mendapat perhatian yang mengesankan. Bahkan, permintaan warga untuk mencek kondisi suplai air di kawasan itu, hingga Kamis mala mini, masih belum dilakukan tim PDAM Agam, padahal warga sudah berulang kali menyampaikan laporan termasuk pada unsur pimpinan perusahaan daerah air minum itu .
Seperti dikeluhkan Dharma Eka ,salah seorang konsumen PDAM Agam yang tinggal di kompleks belakang gedung DPRD Agam itu, yang mengaku sangat kecewa atas semakin kacaunya pelayanan PDAM Agam tersebut.
Pasalnya, pihaknya sudah melaporkan sejak Kamis pagi, sekitar pukul 08.19 WIB melalui layanan konsumen, namun tidak direspon. Kemudian, pihaknya langsung menghubungi beberapa petugas untuk melaporkan terputusnya suplai air PDAM itu, “jawaban yang kami terima, akan segera dicek dan ditindaklanjuti, nyatanya sampai mala mini, air masih terputus, “tegasnya.
Bahkan, dengan nada tinggi menahan kecewa atas pelayanan PDAM Agam itu,Dharma Eka mengaku sempat panik, karena pihaknya sebagai panitia qurban tidak mendapatkan air untuk membersihkan daging qurban usai disembelih, “pambasuah daging sajo, aia ndak ado doh pak, baa caronyo ko,” ungkapnya kesal.
Sementara dari pihak PDAM Agam waktu dikonfirmasi kaba12, membenarkan terputusnya suplai air PDAM Agam ke kawasan yang dikomplain warga tersebut. Tim teknis disebutkan sudah melakukan tindakan lapangan, dan masih belum menemukan penyebab terputusnya suplai air ke pemukiman warga di belakang gedung DPRD Agam itu.
Seperti dijelaskan Destaman, Kabag.Pelayanan dan Gangguan PDAM Agam menjawab kaba12, Kamis malam yang membenarkan terjadinya gangguan suplai air ke wilayah perumahan di belakang DPRD Agam itu.
Disebutkan, tim PDAM Agam sudah mencek kondisi di lapangan, namun hingga sore masih belum ditemukan titik masalah yang menjadi penyebab tersendatnya pasokan air ke kawasan itu, “kami akan pantau sampai malam, jika air masih belum sampai ke lokasi, akan ditelusuri potensi kebocoran yang kemungkinan terjadi. Kita akan pantau secara khusus, jika air tidak masuk sampai mala mini, akan dilanjut pemeriksaan Jumat besok, “tegas Destaman.
(HARMEN)