Pakar Perikanan: Budidaya Lele Kolam Terpal Menjanjikan

Koto Kaciak, KABA12.com — Pakar Perikanan, Prof. Dr. Ir. Hafrijal Syandri, M.S menyebutkan, budidaya ikan lele dumbo dengan kolam terpal orchid semi bioflok, menjadi salah satu aktivitas budidaya ikan di lahan darat yang berpeluang menjadi mata pencaharian bagi masyarakat.

Hal itu Hafrijal Syandri ungkapkan saat menjadi narasumber dalam pelatihan budidaya ikan di kolam semi bioflok atau terpal bagi petani Keramba Jaring Apung (KJA) salingka Danau Maninjau, di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Senin (7/10).

“Secara ekonomis, usaha budidaya lele sangat menguntungkan dan tidak membutuhkan perawatan terlalu rumit,” ujarnya.

Menurutnya, banyak keuntungan yang didapat apabila budidaya ikan dengan sistem bioflok seperti, PH nya relatif stabil, hasil panen akan maksimal, memanfaatkan limbah tembak, tidak perlu sering ganti air, lebih ramah lingkungan dan padat tebar yang tinggi.

Tidak hanya itu, budidaya ikan dengan sistem bioflok memanfaatkan limbah organik untuk dijadikan pakan alami bagi ikan, dengan prosesnya membutuhkan bakteri yang diperoleh dari probiotik.

Probiotik merupakan mikroorganisme hidup non patogen yang diberikan kepada hewan untuk perbaikan laju pertumbuhan, efisiensi konsumsi ransum dan kesehatan.

“Probiotik bentuk pakan tambahan berupa sel mikroba hidup yang menguntungkan bagi hewan inangnya, melalui cara menyeimbangkan kondisi mikrobiologis hewan. Probiotik sering dipakai pada bidang perikanan dalam pakan dan campuran media air,” terangnya.

(Virgo/*)

0Shares