Bukittinggi, KABA12.com — Setelah mengikuti Orientasi dari tanggal 13 Februari 2019, maka 74 CPNS formasi 2018 diserahkan kepada SKPD Pengguna pada Senin (11/03) di aula Balaikota Bukittinggi. Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menutup orientasi itu sekaligus menyerahkan CPNS kepada SKPD pengguna.
Kepala BKPSDM Bukittinggi, Sustinna dalam laporannya mengatakan CPNS Formasi 2018 sebelum melaksanakan tugasnya pada SKPD atau UPTD sesuai jabatan yang dipilihnya, terlebih dahulu mengikuti pembekalan dan sosialisasi di lingkungan SKPD Kota Bukittinggi. Materi orientasi yang telah diterima CPNS, untuk jangka panjang dan bermanfaat ilmunya sampai pensiun.
“Antara lain Manajemen Kepegawaian, Tata Upacara Sipil, Permasalahan dan Pengawasan bidang keuangan dan Hukum, Organisasi, Etika dan Prilaku kerja, dan materi lain yang selaras dengan perjalanan CPNS dalam memahami organisasi dan karakter atasan. Materi itu sendiri diisi oleh pemateri yang berkompeten dengan pengalaman dan jam kerja sangat tinggi selaku ASN di Kota Bukittinggi,” jelasnya.
Selanjutnya setelah Orientasi ditutup, lanjut Sustinna, CPNS diserahkan ke SKPD pengguna. Sebanyak 2 orang ke Dinas Lingkungan Hidup, 8 orang ke Dinas PUPR, 2 orang ke Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, 21 orang ke DKK/ UPTD Puskesmas untuk 7 Puskesmas dan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan/ UPTS Sekolah dengan rincian 13 Orang guru tingkat SMP untuk 5 SMP dan 28 guru tingkat SD untuk 23 SD.
Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, menjadi ASN saat ini sejahtera. Sangat jauh berbeda dari keadaan dulu. Karena itu, walaupun untuk menjadi ASN berat dengan tesnya, tapi harus bersyukur. Para CPNS menjadi orang yang terpilih dari sekian ribu peserta yang mengadu peruntungannya menjadi ASN.
“Dalam bekerja, harus dengan aturan, administrasi harus lengkap, pelajari semua aturan, tidak ada cerita tidak tau aturan. Dunia kerja ASN saat sekarang, patokan nya adalah kinerja dan bertanggung jawab. Tunjukkan kinerja terbaik, terbuka dengan inovasi dan kreatifitas, pandai menjaga rahasia. Berbakti dan mengabdi di Bukittinggi. Jadi contoh yang baik bagi masyarakat. Berikan informasi yang benar dan baik kepada masyarakat,” ujar Ramlan.
Ada hal yang harus diingat setelah bekerja menurut Ramlan, tingkatkan disiplin, tidak boleh berpolitik dan tidak boleh berafiliasi dengan partai politik tertentu, paham karakter kerja atasan, kembangkan potensi diri, cepat beradaptasi, menjunjung tinggi idealism dan bekerja keras sesuai dengan kemampuan masing-masing serta jangan terkontaminasi dengan kebiasaan di lingkungan sekitar.
(Ophik)
