Lubukbasung, kaba12 — Organisasi prosesi kesehatan di Kabupaten Agam, yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI), PPNI, PDGI, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), IAI dan PATELKI bereaksi keras menyusul masih berlanjutnya pembahasan RUU Omnibuslaw oleh DPR RI dan pemerintah pusat.
Padahal sebelumnya,serangkaian reaksi dari berbagai elemen bidang kesehatan secara nasional sudah disuarakan pada parlemen agar RUU Omnibuslaw Bidang Kesehatan itu dievaluasi dan ditinjau ulang.
Bentuk reaksi keras para personil yang tergabung dalam berbagai organisasi profesi itu dengan menggelar aksi unjukrasa damai ke gedung DPRD Agam, Padang Baru, Lubukbasung Senin, (8/5).

Aksi unjukrasa yang diawali dengan berhimpunnya ratusan tenakes di kompleks RSUD Lubukbasung yang berjalan kaki menuju gedung DPRD Agam, dengan membentangkan beragam spanduk reaksi.
Unjukrasa damai dalam rangka menyampaikan aspirasi pada DPRD Agam itu, dipimpin ketua IDI Agam dr.Elver Susanti dengan koordinator lapangan dr.Syahroni itu berlangsung tertib, dimana rombongan para tenakes yang mayoritas bertugas di Lubukbasung itu, diterima sekretaris DPRD Agam Villa Erdi didampingi pratana humas secretariat DPRD Agam Hasneril.
Menurut dr.Elvera Susanti, Sp,P,FAPSR, ketua IDI Agam, aksi demo damai yang digelar gabungan organisasi profesi bidang kesehatan di kabupaten Agam merupakan wujud dukungan nasional terhadap protes yang disampaikan nakes seluruh Indonesia yang secara serentak digelar Senin ini.

Intinya, sebut dr.Elvera Susansi, pihaknya meminta RUU Omnibuslaw bidang kesehatan dievaluasi dan ditinjau ulang, karena banyak pasal-pasalnya yang merugikan tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya melayani masyarakat, “ kami menggelar aksi demo damai serentak se Indonesia, hari ini ada demo besar ke gedung DPR RI di Jakarta, dan kami dari seluruh organisasi profesi kesehatan di kabupaten Agam menyatakan dukungan serupa, “ tegasnya.
Rombongan peserta aksi demo damai ratusan anggota berbagai organisasi kesehatan di kabupaten Agam dalam dialog dengan sekretaris DPRD Agam, sepakat menjadualkan pertemuan perwakilan pendemo dengan ketua DPRD Agam yang menghadirkan kepala dinas Depnakertrans Agam, dan meminta aspirasi yang diusungkan disampaikan pada pimpin DPR RI dan pemerintah pusat di Jakarta.
HARMEN
