Tiku, kaba12 — Operasi penertiban dalam rangkaian penegakan Perda.01-tahun 2020 tentang ketertiban umum-ketentraman masyarakat yang secara intensif digelar Satpol.PP Agam setiap pekan, membuat panic para pelanggar perda.
Seperti halnya proses penertiban yang digelar di wilayah Pasia Paneh Tiku, kecamatan Tanjung Mutiara, Minggu, (26/2) dini hari berlangsung dramatis. Puluhan artis sawer yang sengaja datang ke lokasi acara organ tunggal yang digelar warga kalang kabut seperti mendapat kabar, tim Satpol.PP Agam mendatangi lokasi acara.
Bahkan, informasi yang diperoleh kaba12, kedatangan rombongan tim penertiban yang dipimpin Yul Amar, Kabid.Tibum-Tranmas Satpol.PP Agam, langsung membuat acara organ tunggal yang sedang-sedang “hot-hotnya” menampilkan para artis saweran itu, buncah dan buyar.
Malah, belasan artis sawer yang mendapat informasi, langsung terjun dari atas pentas acara, bahkan memilih kabur ke semak-semak tak jauh dari lokasi acara digelar. Upaya pengejaran yang dilakukan tim Satpol.PP Agam juga tidak berhasil, karena para artis saweran itu, langsung tancap gas, kabur ambil langkah seribu.
Namun, dalam operasi yang digelar karena kegiatan organ tunggal berlangsung hingga batas waktu kegiatan hiburan itu, tim Satpol.PP Agam berhasil meringkus 5 artis sawer yang tak bisa mengelak saat dikepung petugas, termasuk 3 penjual minuman keras yang standby di setiap lokasi acara organ tunggal berlangsung.

Diamankannya 8 artis sawer dan penjual miras yang menggunakan becak motor itu dibenarkan Dandi Pribadi, Kadinas Satpol.PP-Damkar Agam melalui Yul Amar, Kabid.Tibum-Tranmas Satpol. PP Agam menjawab kaba12, Minggu, (26/2).
Dijelaskan, saat ini 8 pelaku, masing-masing 5 artis sawer yang berhasil diamankan dan 3 penjual miras, masih dalam proses pemeriksaan di Markas Satpol.PP Agam untuk proses penyidikan lebih lanjut, “ banyak artis sawer yang berhasil kabur, 5 orang berhasil kita amankan, saat ini masih diperiksa PPNS Satpol.PP Agam, termasuk sangsi yang akan diberikan,” tegas Yul Amar.
Bahkan Yul Amar yang penasaran dengan para artis sawer yang berhasil kabur dari kejaran petugas itu, sengaja mengawasi dan memantau lokasi acara hingga Minggu,(26/2) pagi, khususnya memantau kendaraan yang membawa para artis sawer dari luar wilayah Agam itu, “ namun, hingga siang, tidak ada pemilik kendaraan yang menjemput mobilnya, “ sebut Yul Amar.

Ditegaskan Yul Amar, pihaknya sesuai instruksi pimpin Satpol.PP Agam, secara intensif akan terus melalukan operasi penertiban, termasuk menindaklanjuti laporan masyarakat tentang kegiatan yang menyalahi aturan dan ketentuan Perda 01-2020 tentang Tibum-Tranmas, “ kita akan terus gelar operasi intensif, karena hal itu merupakan wujud tanggungjawab dan pelayanan pemerintah terhadap masyarakat, “ tegasnya serius.
Selain di wilayah Tanjung Mutiara, tim Satpol.PP Agam juga berhasil mengamankan 20 liter tuak di Koto Batu, Nagari Lubukbasung, yang saat ini sudah masih dalam proses penyidikan oleh petugas.
HARMEN
